Hargo.co.id, ETHIOPIA – Kabar duka dunia penerbangan kembali terjadi. Pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan Ethiopian Airliner, dikabarkan jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Bole di Addis Ababa, Ethiopia. 149 orang penumpang, termasuk satu orang warga negara Indpnesia (WNI) dan 8 orang kru diperkirakan tewas akibat peristiwa itu.
“CEO grup yang berada di lokasi kecelakaan sekarang dengan sedih mengonfirmasi bahwa tidak ada yang selamat,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang mengkonfirmasi jumlah korban tewas sebagaimana dilansir dari AFP, dikutip Detik.Com, Ahad (10/3).
TV Pemerintah Ethiopia sebelumnya juga menyebut tak ada yang selamat akibat pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh. Penumpang pesawat itu dinyatakan berasal dari 33 negara.
“Tidak ada yang selamat di dalam pesawat, yang mengangkut penumpang dari 33 negara,” kata perusahaan penyiaran Ethiopia milik pemerintah yang mengutip sumber dari maskapai itu sebagaimana dilansir dari Reuters.
Pesawat berjenis Boeing 737 MAX 8 itu itu dilaporkan hilang kontak setelah 6 menit lepas landas. Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan pesawat dengan nomor registrasi ET-AVJ itu.
Masih dilansir dari Reuters, pesawat yang jatuh itu disebut sempat mengalami unstable vertical speed atau kecepatan naik yang tak stabil. Namun, belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut.
“Data dari jaringan Flightradar24 ADS-B menunjukkan bahwa kecepatan vertikal tidak stabil setelah lepas landas,” kata organisasi pelacakan penerbangan yang berbasis di Swedia itu.
Sementara itu, Dikabarkan, ada satu penumpang berkebangsaan Indonesia yang berada dalam penerbangan nahas itu. Reuters dikutip JPNN.Com mendapatkan detail asal penumpang dari CEO Ethiopian Airlines. Dalam laporannya, Reuters menyampaikan dari 149 penumpang, di antaranya masing-masing satu warga negara Belgia, Indonesia, Somalia, Norwegia, Serbia, Togo, Mozambik, Rwanda, Sudan, Uganda, dan Yaman. Yang terbanyak adalah 32 orang Kenya.
