Saksi mata bernama Bekele Gutema mengaku mendengar ledakan diikuti api yang sangat besar sehingga tak bisa mendekati Ethiopian Airlines yang nahas.
“Semuanya terbakar di bawah,†katanya seperti dikutip BBC. Anggota Ombudsman bidang transportasi, yang juga pengamat penerbangan, Alvin Lie meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencermati kecelakaan Ethiopian Airlines.
Kecelakaan pesawat itu disebutnya mirip dengan kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP. “Saat ini belum diketahui penyebab kecelakaan B737 Max 8 Ethiopian Air hari ini,” kata Alvin kepada wartawan, (10/3).
Alvin mencermati informasi soal jatuhnya pesawat berjenis Boeing 737 MAX 8 itu. Dia mengatakan pesawat itu menukik tajam pada ketinggian 8.000 kaki atau 2.400 meter.
“Pesawat tersebut jatuh atau menukik tajam pada menit ke-6 pada ketinggian 8.000 kaki. Mirip kecelakaan B737 Max 8 Lion Air,” ujarnya. “Apabila penyebabnya serupa dengan PK-LQP, akan jadi beban berat bagi Boeing,” imbuhnya. (dtc/jpnn/gp/hg)
