Edukasi

Etika Pengguna Literasi Digital

×

Etika Pengguna Literasi Digital

Sebarkan artikel ini
Etika Pengguna Literasi Digital
Animasi literasi digital. (Foto: Pinterest)

Daftar Pustaka:

1. Anderson, C. A., & Dill, K. E. (2000). Video games and aggressive thoughts, feelings, and behavior in the laboratory and in life. Journal of Personality and Social Psychology, 78(4), 772-790.
2. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2017). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
3. Bawden, D. (2008). Origins and concepts of digital literacy. Digital Literacies: Concepts, Policies and Practices, 17-32.
4. Goody, J. (2012). The Power of the Written Tradition. Washington, DC: Smithsonian Institution Press.
5. Kurniawan, T., & Setiawan, F. (2019). Pengaruh kesalahan ejaan terhadap kredibilitas berita di media sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(2), 203-212.
6. Leu, D. J., Forzani, E., & Rhoads, C. (2014). New literacies and the challenges of digital media. Reading Research Quarterly, 49(1), 1-24.
7. Puspitasari, D. (2020). Etika Digital dalam Komunikasi Media Sosial. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu.
8. Santoso, D. (2016). Pengaruh penggunaan bahasa dalam media sosial terhadap kualitas komunikasi masyarakat digital. Jurnal Komunikasi Digital, 5(3), 112-118.
9. Smith, M. A., & Duggan, M. (2013). Online dating & relationships. Pew Research Center.
10. Tsalapata, D., & Papageorgiou, A. (2017). Writing in the digital age: The role of e-learning in writing development. International Journal of Educational Technology, 14(1), 45-56.(*)

Berita Terkait:  Jadi Media Pembelajaran, Museum Pendaratan Soekarno Bebas Biaya Masuk