Edukasi

Ru’upia Hilawo Jadi Ruang Kreatif Mahasiswa PGSD UNG Tampilkan Karya Seni

×

Ru’upia Hilawo Jadi Ruang Kreatif Mahasiswa PGSD UNG Tampilkan Karya Seni

Share this article
Ru’upia Hilawo Jadi Ruang Kreatif Mahasiswa PGSD UNG Tampilkan Karya Seni
Pameran Seni Ru’upia Hilawo di Gedung Budaya UNG yang menampilkan 132 karya mahasiswa PGSD.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kreativitas mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dituangkan dalam pameran seni rupa bertajuk Ru’upia Hilawo yang digelar di Gedung Budaya UNG, Minggu (24/5/2026).

Berita Terkait:  Mahasiswa KKN PK UNG Edukasi Warga Tentang Penyakit Kusta Lewat Sosialisasi

Mengusung makna “wujud ekspresi” dalam bahasa Gorontalo, pameran tersebut menghadirkan 132 karya mahasiswa semester enam dari mata kuliah seni rupa. Berbagai jenis karya dipamerkan, mulai dari lukisan, kolase, clay, hingga karya berbasis campuran material yang menampilkan ragam bentuk visual kreatif.

Dosen pengampu mata kuliah seni rupa PGSD UNG, Angga Fajar Ramadan, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide, imajinasi, serta kemampuan artistik mereka.

Berita Terkait:  Ramaikan Tumbilotohe, Fakultas Teknik UNG Siapkan 2.300 Botol Lampu

Menurutnya, mahasiswa PGSD tidak hanya dipersiapkan sebagai calon tenaga pendidik,

tetapi juga perlu dibekali kemampuan kreatif agar mampu menghadirkan pembelajaran seni yang menarik di sekolah dasar.

Berita Terkait:  Apresiasi Antusias Mahasiswa Hadiri Sosialisasi, Dr. Herson: Semoga Sebanding dengan Pengusulan Proposal

“Melalui pameran ini mahasiswa belajar bagaimana mengekspresikan gagasan lewat karya seni sekaligus memahami proses apresiasi dan pembelajaran seni rupa,” ujar Angga.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembelajaran praktik bagi mahasiswa

Berita Terkait:  LDF Al-Faruq dan PD Salimah Gelar Kegiatan Keagamaan di Bulan Ramadan

agar mampu mengenalkan seni kepada peserta didik di masa mendatang.

Pameran Ru’upia Hilawo berlangsung selama dua hari sejak Sabtu (23/5/2026) dengan rangkaian kegiatan berupa pembukaan pameran,

Berita Terkait:  Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Luncurkan Program Smart School di Boalemo

sesi apresiasi karya, pemutaran karya mahasiswa, hingga diskusi seni sebagai penutup acara.

Angga menyebut pameran ini menjadi yang pertama digelar dalam lingkup mata kuliah yang diampunya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan menjangkau ruang publik yang lebih luas.

Berita Terkait:  Sejumlah Organisasi di Gorontalo Gelar Diskusi Terkait Danau Limboto

“Harapannya nanti mahasiswa tidak hanya berpameran di lingkungan kampus,

tetapi juga bisa tampil di ruang publik agar masyarakat ikut menikmati dan mengapresiasi karya mereka,” katanya.

Berita Terkait:  2 Mahasiswa UNG Lolos Program IISMA, Eduart: Ini Sejarah

Ia juga menilai kegiatan seni rupa seperti ini penting untuk memperluas ruang apresiasi seni di Gorontalo yang masih relatif terbatas. (Mg-08)