Selasa, 27 September 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Film Wanalathi, Mulai Tayang 11 Agustus di Cinema XXI

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Musik & Film , pada Selasa, 9 Agustus 2022 | 00:05 Tag: ,
  Launching Film Wanalathi di Citimall Gorontalo, Senin (08/08/2022). (Foto :Rita Setiawati/ HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Industri perfilman Indonesia mulai bangkit kembali usai vakum selama dua tahun karena pandemi Covid-19. Tak hanya industri perfilman besar, rumah produksi film lokal atau daerah pun tak mau kalah dalam menyajikan karya terbaiknya untuk menghibur masyarakat Indonesia.

Film Wanalathi merupakan film kedua yang diproduksi oleh Dwisetyo Production Gorontalo, yang sebelumnya telah sukses memproduksi film pertama yang berjudul ‘Otajin’ yang rilis pada 18 Desember 2016 lalu.

“Film Wanalathi akan serentak tayang mulai 11 Agustus 2022 di bioskop seluruh Indonesia baik di Gorontalo maupun di daerah-daerah lain,” kata Produser Film, Benny Rumambi saat launching Wanalathi di Citimall Kota Gorontalo pada Senin, (08/08/2022)

Lanjut katanya, sebanyak 112 tiket Film Wanalathi telah disediakan oleh panitia untuk nonton bareng usai acara launching ini. Film bergenre drama horor ini mengambil lokasi hutan belantara di wilayah Gorontalo sebagai tema utamanya.

“Film ini sebenarnya lebih ke drama misteri, banyak pesan yang dapat diambil dari pesan ini misalnya penggunaan Polopalo (alat musik asal Gorontalo) yang dulunya dipercaya untuk memanggil hantu, sebenarnya itu hanya mitos. Serta keindahan tempat wisata atau hutan belantara yang ada di Gorontalo harus dijaga,” kata Benny Rumambi. 

Tempat lokasi syuting film ini diambil dari beberapa hutan yang lebat dan belum banyak terjamah oleh manusia yang berada di Provinsi Gorontalo yakni di Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo. Film Wanalathi (Hutan Setan) menceritakan delapan remaja yang sedang merasakan sensasi liburan di tengah hutan tropis namun, mereka tak menyadari bahwa petaka mengerikan mengancam nyawa mereka semua.

Sementara aktor pemeran film Wanalathi terdiri dari pemeran film nasional seperti Jho Rizki, Hans de Kraker dan Roweina Oemboh serta pemain film lokal seperti Riva Ivonya, Ira Iva Sari, Putri Eka Ahmad , Putri Eka Lapasu , Gery Alvaro, Dian Evelyn dan Rizal Ramadhan.

Launching film tersebut juga dihadiri dan sangat diapresiasi oleh anggota DPR RI, Idah Syahidah Rusli Habibie.

“Mereka membuat film tentang hutan, berarti ada destinasi di Gorontalo yang diangkat karena di Gorontalo masih banyak hutan belantara yang patut dijaga dan dilestarikan. Nah ini diangkat menjadi sebuah film artinya bisa menjadikan orang luar penasaran untuk berkunjung ke Gorontalo,” katanya.

Harapan Idah Syahidah Rusli Habibie, semoga film ini bisa diterima oleh semua masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Gorontalo. Bisa banyak penonton karena tidak ada batasan umur dalam penanganan film ini sehingga semoga kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, dan orangtua bisa menontonnya. (***)

 

Penulis Rita Setiawati

(Visited 115 times, 1 visits today)

Komentar