Hargo.co.id, GORONTALO – Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Provinsi Gorontalo diminta untuk membantu pemerintah provinsi Gorontalo dalam memperbaiki permasalahan lingkungan yang ada di daerah itu.
Permintaan tersebut disampaikan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Gorontalo Sutan Rusdi saat membuka Rapat Koordinasi Forum DAS Provinsi Gorontalo bertempat di Ballroom Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Senin (19/12/2022).
“Forum DAS ini berperan penting dalam menjaga kualitas air, mencegah banjir, dan kekeringan saat musim hujan dan kemarau. DAS merupakan sumber kehidupan dan penghidupan bagi masyarakat Provinsi Gorontalo,” kata Sutan Rusdi.
Dirinya mengatakan, keberhasilan pengelolaan DAS sangat ditentukan dengan adanya koordinasi, peran serta masyarakat, swasta dan instansi terkait. Wadah ini diperlukan untuk ikut menangani pengelolaan DAS mampu memberikan manfaat optimal sesuai daya dukung dan daya tampungnya.
Dirinya berharap forum ini dapat melahirkan langkah konkrit seperti memetakan permasalahan yang ada di Daerah Aliran Sungai Provinsi Gorontalo dan membentuk Kerjasama dengan Non-governmental organization (NGO).
Menurutnya, hal ini adalah kewajiban yang harus dijalankan oleh semua pihak dalam pengelolaan daerah aliran sungai untuk lingkungan yang lestari, manfaat ekonomi, dan minimalisir konflik kedepannya.
“Sebagaimana yang kita ketahui bahwa fungsi dari pembentukan Forum DAS Provinsi Gorontalo adalah untuk menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, memberikan sumbangan pemikiran, serta menumbuhkan pengawasan masyarakat,” kata Sutan Rusdi.
Sementara itu, Kepala BPDAS Bone Bolango, Heru Permana mengatakan, Forum DAS Gorontalo harus selalu aktif berkoordinasi dengan seluruh aparat pemerintah pusat atau daerah yang berkepentingan dalam pengelolaan DAS sebagaimana harapan dari Asisten II tersebut.
“Sebagai salah satu pilar dalam pengelolaan DAS, Forum DAS harus selalu berbenah diri. Harus selalu kreatif dalam kajian dan implementasinya, responsif pada masukan, serta adaptif dalam menjaring partisipasi masyarakat,” Pungkasnya.(*)
Penulis: Sucipto Mokodompis
