Kab. Boalemo

Dari Dego-dego Menuju Harapan Baru, Gerak Cepat Pemkab Boalemo Selamatkan Rani

×

Dari Dego-dego Menuju Harapan Baru, Gerak Cepat Pemkab Boalemo Selamatkan Rani

Share this article
Dari Dego-deago Menuju Harapan Baru, Gerak Cepat Pemkab Boalemo Selamatkan Rani
Wabup Boalemo, Lahmuddin Hambali tengah membawa Rani menuju Rumah Singgah DAMAI milik Dinas Sosial untuk mendapatkan penanganan awal.

Hargo.co.id, GORONTALO – Di sebuah bangunan kayu sederhana yang terbuka di Dusun III, Desa Pentadu Barat, Kabupaten Boalemo, seorang perempuan paruh baya menjalani hari-harinya dalam kesunyian.

Berita Terkait:  Resmikan Videotron di Tilamuta, Bupati Rum: Wadah Pemerintah Sosialisasi Program

Tak ada keluarga yang mendampingi, tak ada rumah layak yang melindungi. Hanya sebuah dego-dego tua yang menjadi tempat berteduh bagi Rani Harun (49).

Dalam kondisi tubuh yang melemah akibat stroke ringan, Rani berjuang seorang diri memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk makan sehari-hari, ia hanya mengandalkan belas kasihan warga sekitar.

Berita Terkait:  Datangi Kementerian PUPR, Wabup Lahmuddin Perjuangkan Anggaran Infrastruktur

Hidupnya yang serba terbatas membuatnya masuk dalam kategori warga miskin dan terlantar yang membutuhkan perhatian serta penanganan segera.

Kondisi memilukan itu akhirnya terungkap setelah masyarakat melaporkan keberadaan Rani kepada Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Boalemo. Mendapat laporan tersebut, petugas sosial langsung bergerak melakukan observasi lapangan.

Berita Terkait:  Temui Pangdam XIII/Merdeka, Bupati Rum Serahkan Dokumen Hibah Tanah Seluas 50 Ha

Saat tiba di lokasi, tim menemukan Rani dalam kondisi memprihatinkan. Tubuhnya tampak lemah, sementara tempat tinggal yang ditempatinya jauh dari kata layak.

Melihat kondisi tersebut, petugas segera melakukan evakuasi dan membawa Rani ke Rumah Singgah DAMAI milik Dinas Sosial untuk mendapatkan penanganan awal.

Berita Terkait:  Wabup Lahmuddin Turun Langsung Cari Calon Siswa Sekolah Rakyat di Boalemo

Pemerintah Kabupaten Boalemo pun bergerak cepat. Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, turun langsung melihat kondisi Rani dan menginstruksikan agar proses pemulihan serta perawatan segera dilakukan.

Koordinasi lintas sektor kemudian dilakukan. Kepala Dinas Sosial segera menghubungi Dinas Kesehatan, pemerintah desa, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

Berita Terkait:  Lewat Sidang Adat Tonggeyamo, Pemkab Boalemo Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026

Tak berselang lama, aparat Desa Pentadu Barat bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan melakukan kunjungan serta pendampingan.

Tim Program Penjangkauan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan Disabilitas Terlantar kemudian melakukan asesmen menyeluruh terhadap kondisi Rani.
Berita Terkait:  Sekda Boalemo Sambut Kirab Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih

Saat ini, Rani telah berada di Rumah Singgah DAMAI untuk mendapatkan perawatan dan pendampingan sosial. Setelah kondisi kesehatannya dievaluasi lebih lanjut, ia direncanakan akan dirujuk ke rumah sakit guna memperoleh penanganan medis yang lebih intensif.

Kisah Rani menjadi pengingat bahwa masih ada warga yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian bersama. Kehadiran pemerintah melalui Program Penjangkauan PPKS dan Disabilitas Terlantar menjadi bukti bahwa laporan masyarakat dapat menjadi pintu masuk bagi penyelamatan dan pemulihan kehidupan warga yang selama ini luput dari jangkauan pelayanan sosial.

Berita Terkait:  Bupati Boalemo Lantik 9 Pejabat Eselon II, Dua Figur Berasal dari Luar Pemda

Di balik kesederhanaan dego-dego tempat ia bertahan hidup, kini tumbuh harapan baru bagi Rani. Harapan untuk pulih, mendapatkan kehidupan yang lebih layak, dan merasakan kembali kehadiran negara di saat dirinya paling membutuhkan pertolongan.(Rls)