Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Boalemo, Rum Pagau, resmi mengukuhkan Pengurus Lembaga Adat Kabupaten Boalemo masa bakti 2026-2030, Selasa (5/5/2026).
Dalam struktur baru tersebut, Mizan Uwade dipercaya memimpin sebagai ketua.
Dalam arahannya, Rum Pagau menegaskan bahwa lembaga adat memegang peran penting dalam menjaga jati diri masyarakat, khususnya dalam merawat nilai budaya, norma sosial, dan kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun di Boalemo.
Ia mengingatkan bahwa adat Gorontalo tidak bisa dipisahkan dari nilai-nilai keislaman, sebagaimana filosofi “adati hula-hulaa to syaraa, syaraa hula-hulaa to Kitabullah”.
Oleh karena itu, pengurus yang baru dikukuhkan diminta menjalankan tugas secara proporsional dan penuh tanggung jawab.
“Jangan sampai adat lebih dikedepankan sementara syariat hanya mengikuti,” tegasnya.
Menurutnya, posisi dalam lembaga adat bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah moral yang menuntut integritas, etika, serta keteladanan di tengah masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan yang santun dan bijaksana dalam menyampaikan nasihat maupun teguran.
Rum Pagau turut memastikan bahwa proses pemilihan pengurus berlangsung independen tanpa intervensi pemerintah daerah.
Dengan demikian, ia berharap kepengurusan yang dipimpin Mizan Uwade mampu menjaga soliditas organisasi dan menjalankan fungsi kelembagaan secara optimal.
“Ini adalah hasil proses bersama. Amanah ini bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Boalemo diminta segera
menindaklanjuti dukungan administratif serta pemenuhan hak-hak pengurus sesuai ketentuan.
Pengukuhan ini diharapkan semakin memperkuat peran lembaga adat sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga harmoni sosial, melestarikan budaya, dan membina karakter masyarakat di Boalemo.(Rls)












