Kab. Boalemo

Tiga Sekolah yang Baru Dibangun Alami Kerusakan, Bupati Rum Geram, Kontraktor Harus Bertanggungjawab

×

Tiga Sekolah yang Baru Dibangun Alami Kerusakan, Bupati Rum Geram, Kontraktor Harus Bertanggungjawab

Share this article
Tiga Sekolah yang Baru Dibangun Alami Kerusakan, Bupati Rum Geram, Kontraktor Harus Bertanggungjawab 1
Bupati Boalemo, Rum Pagau ketika meninjau sekolah yang baru dibangun sudah mengalami kerusakan.

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Boalemo, Rum Pagau, mengambil langkah cepat dengan memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, terkait laporan rusaknya sejumlah bangunan dibeberapa sekolah yang mengalami kerusakan dan tidak bisa dipergunakan.

Berita Terkait:  Hadiri Rapat Konsolidasi APKASI, Bupati Rum Suarakan Anggaran Beasiswa Bagi Siswa dan Mahasiswa

Laporan tersebut muncul menyusul temuan kerusakan bangunan di SMP Negeri 3 Mananggu. Setelah kasus itu mencuat, pihak sekolah lainnya yakni SMP Negeri 10 dan SMP Negeri 12 turut melaporkan kondisi serupa, dimana bangunan laboratorium yang relatif baru justru mengalami kerusakan dan tidak layak pakai.

Bupati Rum Pagau meminta dinas terkait segera melakukan pemanggilan terhadap pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut guna memintai pertanggungjawaban.

Berita Terkait:  Lahmuddin Jemput Bola ke Jakarta, Gandeng Fadel Muhammad Perkuat Anggaran Daerah

“Bangunan ini dibuat untuk kepentingan pendidikan anak-anak, bukan untuk dikerjakan asal-asalan. Kontraktor harus bertanggung jawab atas pekerjaan yang tidak sesuai,” tegas Rum dihadapan awak media, Selasa, (06/1/2026)

Bupati menilai kerusakan yang terjadi pada bangunan laboratorium komputer tersebut sangat merugikan dunia pendidikan,

Berita Terkait:  Seminar Nasional Kebudayaan dan Peradaban Boalemo, Rum: Landasan Pembangunan 5 Tahun ke Depan

karena fasilitas yang seharusnya mendukung pembelajaran berbasis teknologi justru tidak dapat digunakan oleh siswa.

Oleh karena itu, ia berharap kasus ini menjadi pembelajaran serius bagi seluruh kontraktor yang mengerjakan proyek pemerintah, khususnya di sektor pendidikan.

Berita Terkait:  Pengumpulan Zakat ASN Boalemo Capai Rp400 Juta per Bulan, Bupati Soroti Dampak Sosialnya

Lebih lanjut dirinya menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentolerir pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis dan mengabaikan kualitas.

“Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Ini harus menjadi pelajaran bagi kontraktor lainnya agar bekerja sesuai aturan dan spesifikasi,” tandasnya.

Berita Terkait:  Datangi Kemensos, Bupati Rum Bahas Program Sekolah Rakyat Unggulan dan Garuda

Diketahui, bangunan laboratorium komputer tersebut menelan anggaran sekitar 1 miliar lebih, yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Tahun 2023.

Proyek tersebut dikerjakan dalam rentang waktu Agustus hingga Desember 2023, dan diserahkan kepada pihak sekolah pada tahun 2024.(Muh) 

Berita Terkait:  Lahmuddin: Hajatan Harus Selesai Sebelum Waktu Salat