Kab. Boalemo

Rum Pagau Bahas Penataan ASN Berbasis Kompetensi dengan Kepala BKN

×

Rum Pagau Bahas Penataan ASN Berbasis Kompetensi dengan Kepala BKN

Share this article
Rum Pagau Bahas Penataan ASN Berbasis Kompetensi dengan Kepala BKN
Bupati Boalemo Rum Pagau saat melakukan konsultasi dengan Kepala BKN Pusat Prof. Zudan Arif Fachrullah.

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Boalemo Rum Pagau melakukan silaturahmi sekaligus konsultasi dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Prof. Zudan Arif Fachrullah, Kamis (27/8/2026).

Berita Terkait:  Kepala Desa Bajo: Kita disini Darurat Sampah

Pertemuan tersebut membahas penguatan manajemen talenta dan sistem penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Rum Pagau mengatakan, konsultasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat tata kelola ASN agar lebih profesional, objektif dan berbasis kompetensi sesuai prinsip sistem merit.

Berita Terkait:  Evaluasi BPKP Soroti SPIP Boalemo, Bupati Minta OPD Tingkatkan Kinerja Pengawasan

“Kita ingin memastikan ASN di Kabupaten Boalemo dikelola secara profesional, objektif, dan sesuai dengan kompetensi masing-masing. ASN adalah kekuatan utama pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Rum Pagau.

Menurutnya, manajemen talenta dibutuhkan untuk memetakan potensi, kompetensi dan kinerja setiap ASN. Hasil pemetaan tersebut nantinya dapat menjadi dasar dalam pengembangan kompetensi, penempatan aparatur hingga pengembangan karier sesuai kebutuhan organisasi.

Berita Terkait:  Pemkab Boalemo Persiapkan Festival Tumbilotohe 2026, Pelestarian Budaya Lokal Jadi Prioritas

“Manajemen talenta sangat penting karena melalui sistem ini kita dapat mengetahui potensi setiap ASN. Dengan pemetaan yang baik, penempatan aparatur dapat dilakukan sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi, sehingga roda pemerintahan berjalan lebih optimal,” katanya.

Selain manajemen talenta, Rum Pagau juga berkonsultasi mengenai sistem penilaian kinerja ASN. Ia menekankan agar penilaian dilakukan secara objektif, transparan dan terukur sebagai dasar pembinaan serta pengembangan karier aparatur. (Rls) 

Berita Terkait:  Siswa MI Terpadu Az-Zahra Ikuti Uji Publik Tahfidz di Masjid Agung Baiturrahmah