Kab. Boalemo

Wabup Lahmuddin Tegaskan Nol Toleransi Pungli di Sekolah

×

Wabup Lahmuddin Tegaskan Nol Toleransi Pungli di Sekolah

Share this article
Wabup Lahmuddin Tegaskan Nol Toleransi Pungli di Sekolah
Wabup Boalemo, Lahmuddin Hambali ketika memberikan arahan pada kegiatan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Senin (20/4/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN), khususnya di sektor pendidikan.

Berita Terkait:  ASN Harus Mampu Jabarkan Visi-Misi, Bupati Rum: Jangan Hanya Terjebak di Rutinitas

Ia mengingatkan seluruh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan agar menjauhi praktik pungutan liar (pungli) serta berbagai bentuk penyalahgunaan wewenang.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Senin (20/4/2026).

Berita Terkait:  Wabup Boalemo Apresiasi Kepedulian Rusli Habibie dan Idah Syahidah ke Warga

Dalam arahannya, Lahmuddin Hambali menekankan bahwa peran ASN tidak sebatas menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi teladan dan pemimpin di lingkungan kerja masing-masing.

Menurutnya, dunia pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi masa depan, sehingga integritas menjadi hal mutlak.

Berita Terkait:  Paris: Tak Ada Intervensi Kekuasaan Soal Pengadaan Alkes di Dikes Boalemo

“Saya minta dengan tegas seluruh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan menjaga integritas serta profesionalitas dalam bekerja,” ujarnya.

Ia mengingatkan, praktik pungli, indisipliner, hingga penyalahgunaan kewenangan tidak boleh mendapat ruang di lingkungan sekolah.

Berita Terkait:  Boalemo Jadi Daerah dengan KNMP Terbanyak di Gorontalo, Capai Delapan Lokasi

Kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan, kata dia, harus dijaga dengan kinerja yang bersih dan akuntabel.

Lebih lanjut, Lahmuddin Hambali menekankan bahwa ukuran kinerja ASN tidak hanya dilihat dari kehadiran, melainkan dari kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Berita Terkait:  Rum Pagau Minta Orang Tua dan Guru Perketat Pengawasan Anak dari Ancaman Radikalisme Digital

Inovasi, dedikasi, dan dampak positif terhadap proses belajar mengajar menjadi indikator utama.

“ASN harus mampu menghadirkan perubahan dan dampak nyata bagi mutu pendidikan. Itu yang menjadi ukuran kinerja sesungguhnya,” tambahnya.

Berita Terkait:  Lahmuddin Temui Menteri KKP, Bahas Program Kelautan dan Perikanan di Boalemo

Ia berharap seluruh insan pendidikan di Boalemo terus memperkuat komitmen dalam membangun sistem pendidikan

yang berkualitas, berintegritas, serta mampu menjawab harapan masyarakat.(Rls)

Berita Terkait:  Boalemo Perkuat Identitas Daerah Lewat Festival Budaya dan Kuliner Tradisional