Gadis 16 Tahun Diduga Diperkosa, Polisi Tangkap Tiga Pelakunya

Metropolis

Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang gadis berusia 16 tahun di Kota Gotontalo menjadi korban dugaan pemerkosaan, usai merayakan malam pergantian tahun 2022-2023. Atas laporan kejadian itu, Polisi berhasil mengamankan 3 orang terduga pelaku pada Minggu (01/01/2023).

Informasi yang disampaikan Bagian Humas Polres Gorontalo Kota pada Senin (02/01/2023), terduga pelaku utamanya berinisial RHA, warga Kota Gotontalo, bersama 2 orang rekannya yang diketahui masih berusia dibawah umur.

banner 728x485

Kasus ini terjadi usai puncak malam pergantian tahun, sekitar pukul 03.00 wita. Saat itu korban diajak salah satu terduga pelaku pergi kerumah rekannya yang berlokasi di Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Ardi Rahananto, S.E., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim, IPTU Mohamad Noval Seno, S.T.K., S.I.K menjelaskan, dimana benar adanya bahwa terlapor RHA bersama 2 rekannya, melakukan dugaan pemerkosaan terhadap korban. Saat itu RHA dalam pengaruh minuman keras, sementara korban juga kondisinya tidak sadar, karena sebelumnya sudah mengkonsumsi miras yang diberikan RHA dan rekan-rekannya.

“Jadi gabungan Tim Rajawali dan Polsek Kota Utara, telah mengamankan tiga orang laki-laki, pelaku yang diduga melakukan pemerkosaan pada anak dibawah umur,” jelas IPTU Mohamad Noval Seno, S.T.K., S.I.K.

Tiga orang terduga pelaku pemerkosaan saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Gorontalo Kota. (Foto: Istimewa)

Dalam kasus ini lanjut Kasat Reskrim dari 3 orang terduga pelaku pemerkosaan yang diamankan Tim Resmob Rajawali, dua diantaranya masih berusia dibawah umur dan berstatus sebagai pelajar.

“Saat ini ketiga terduga pelaku RHA (16), M (17) dan IA (19), bersama barang bukti sudah diamankan dan diserahkan ke piket fungsi, untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” IPTU Mohamad Noval Seno, S.T.K., S.I.K. (*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *