Sementara itu tim medis RSAS dr.Benny menjelaskan, pihaknya sudah memberikan tindakan medis. Saat ini EA dan SL masih dalam tahap pemeriksaan. “Keduanya masih diduga mengidap gejala antraks,†ujar dr.Benny.
Lebih lanjut dr.Benny menjelaskan, untuk kepastian apakah positif Anthrax, akan diketahui setelah hasil laboratorium. “Untuk pengujian laboratorium rencananya besok (hari ini,red) pagi pukul 08.00 wita,†tandasnya.
Terpisah, Kepala Desa Pentadio Barat Mahyudin mengatakan, aparat desa beserta pihak Puskesmas dan Dinas Peternakan sempat datang ke lokasi pada pukul 11.00 wita. Namun, saat itu kedua kerbau sudah disembelih.
“Untungnya masih ada sebagian daging yang tersisa. Daging itu langsung dibawa untuk diuji laboratorium. Sampai saat ini tim kedokteran dan Dinas Peternakan belum memberitahukan hasilnya,”jelasnya.(tr-49/tr-54/and)
