Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gorontalo Post Lulus Sertifikasi Dewan Pers

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Thursday, 8 February 2018 | 10:24 AM Tags: , ,
  

Hargo.co.id – Sebuah kebanggaan bagi masyarakat Gorontalo. Menjelang Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2018, Media Gorontalo Post sebagai “korannya orang Gorontalo” mendapat kado spesial. Kado tersebut adalah verifikasi Dewan Pers. Gorontalo Post dinyatakan lulus verifikasi oleh Dewan Pers.

Meliputi verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Sertifikat media terverifikasi untuk Gorontalo Post diserahkan langsung Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo kepada Direktur Utama Gorontalo Post Moh.Sirham. Penyerahan sertifikat berlangsung pada malam penganugerahan Indonesia Print Media Awards (IPMA) di Hotel Mercure, Padang, Rabu (7/2) malam. Acara yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahan Pers (SPS) ini merupakan rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018, di Padang, Sumatera Barat. Hadir dalam acara tersebut 400 pimpinan perusahaan pers se-Indonesia, tokoh pers nasional serta humas korporasi dan lembaga pemerintah.

Dirut Gorontalo Post Moh.Sirham mengapresiasi diraihnya Sertifikat Verifikasi Dewan Pers. Sertifikat yang diraih tersebut merupakan buah dari kerja keras segenap karyawan Gorontalo Post. “Dengan adanya sertifikat verifikasi ini diharapkan semakin meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja. Sehingga bisa menghasilkan produk yang berkualitas dan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat Gorontalo,” tutur Moh.Sirham.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mengungkapkan, verifikasi media merupakan amanat Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Selain itu verifikasi menjadi langkah bagi Dewan Pers untuk memastikan pengelola media dalam menegakkan profesionalitas dan perlindungan terhadap wartawan.

Melalui pendataan atau verifikasi media ini, dengan sendirinya akan terlihat mana produk jurnalistik yang dihasilkan oleh perusahaan pers yang profesional, mana yang tengah berproses atau berupaya memenuhi standar profesional, dan mana yang belum memenuhi standar profesional,” ungkap pria yang akrab disapa Stanley itu.Di sisi lain, kedepannya media yang telah terverifikasi akan mendapat perlindungan Dewan Pers jika terkait sengketa perusahaan pers.(san/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar