Senin, 24 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gubernur Gorontalo Sebut Daerahnya Berkomitmen Ikut Arahan Presiden RI

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Senin, 25 Oktober 2021 | 21:05 PM Tag: ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat mengikuti rapat virtual dengan Presiden RI Joko Widodo dari kediaman pribadinya di kawasan Cibubur, Jakarta, Senin (25/10/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, JAKARTA – Melalui sambungan virtual, Presiden Republik Indonesia Joko Widodomenggelar rapat bersama para Gubernur,Bupati dan Walikota pada Senin (25/10/2021).

Dalam kesempatan itu Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie menyebutkan bahwa Daerah yang dipimpinnya selama dua periode ini selalu berkomitmen dan konsisten untuk mengikuti arahan Presiden Jokowi.

Setidaknya ada dua hal penting yang disampaikan Presiden saat rapat virtual bersama kepala daerah se Indonesia. Hal itu terkait dengan serapan anggaran jelang akhir tahun dan antisipasi lonjakan kasus Covid-19 saat libur natal dan tahun baru.

“Kepala daerah dan seluruh jajaran Forkopimda, saya hanya ingin mengingatkan ini sudah mau masuk November sebentar lagi Desember, saya ingatkan agar realisasi APBD betul betul didorong agar semua bisa terserap sehingga bisa memberikan peningkatan pertumbuhan ekonomi di daerah. Kewaspadaan, kesiapsiagaaan dan kecepatan kita bertindak harus kita jaga agar penurunan Covid-19 di Indonesia bisa terus kita tekan, sehingga turun kasus hariannya dan tidak ada gelombang ketiga di negara kita,” tegas Presiden Jokowi.

Sementara itu dari kediaman pribadinya di kawasan Cibubur, Gubernur Rusli mengaku akan segera menindaklanjuti di tingkat daerah. Ia bersyukur sejauh ini kasus Covid-19 di Gorontalo sedang menurun drastis namun tetap harus dijaga dan diantisipasi bersama.

“Kita di Gorontalo punya modal bagus yakni keharmonisan dan kekompakan mulai dari gubernur, kapolda, danrem, kajati, KPT sampai bupati dan wali kota. Jadi saya optimis arahan Bapak Presiden bisa kita jalankan dengan baik,” kata Rusli Habibie.

Menyangkut serapan anggaran, awal Oktober lalu sudah menggelar rapat koordinasi dan evaluasi. Hasilnya cukup memuaskan progres realisasi fisik sebesar 77,57 persen dari target 71,03 persen. Realisasi keuangan mencapai 63,77 persen dari target 68,46 persen.

“Artinya pekerjaan fisiknya sudah cukup tinggi cuma memang realisasinya masih agak rendah. Banyak faktor kenapa bisa begitu, diantaranya APBD Perubahan kan baru jalan awal Oktober, berikutnya juga soal administrasi keuangan harus tetap dicairkan secara teliti dan hati hati,” pungkas Rusli Habibie.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 8 times, 1 visits today)

Komentar