Rabu, 26 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Guna Penuhi Target Vaksinasi, Gorontalo Butuh 60.580 Dosis Perhari

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 13 Desember 2021 | 20:05 PM Tag: , ,
  Suasana rapat terbatas yang dipimpin oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan dihadiri Kabinda Gorontalo, Sekdaprov, Perwakilan Kapolda dan Danrem, Jubir Satgas Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan dan Pimpinan OPD terkait lainnya, Senin (13/12/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Bertempat di rumah jabatannya, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memimpin langsung rapat yang digelar terbatas bersama para unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo, Senin (13/12/2021.

Dalam rapat tersebut Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo dr. Yana Suleman mengungkapkan, Provinsi Gorontalo memerlukan sekitar 60.580 suntikan dosis vaksinasi perhari, agar bisa mencapai target 75 persen pada akhir Desember nanti.

“Sebagai laporan pak gubernur, kami sudah menghitung, intinya yang harus dicapai oleh Provinsi Gorontalo adalah 60.580 dosis perhari, untuk mencapai 75 persen diakhir bulan Desember ini,” ungkap dr. Yana Suleman.

Lebih lanjut Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo itu juga menerangkan, sisa suntikan ini dihitunng berdasarkan jumlah vaksin kabupaten/kota. Misalnya, Kabupaten Gorontalo tertinggi harus mencapai 23.724 dosis perhari, dan disusul oleh Kabupaten Bone Bolango yang harus 9.640 dosis.

Sementara di posisi ketiga adalah Kabupaten Pohuwato dengan capaian harus 7.577 dosis, Boalemo dengan 6.726 dosis, Gorontalo Utara 6.716 dosis, dan terakhir Kota Gorontalo dengan 6.198 dosis setiap hari.

“Nah selama ini percepatan vaksinasi di Gorontalo rata-rata 5.000 atau 6.000 dosis, mainnya disitu tidak sampai lebih. Tapi ada sekali bulan oktober kalau tidak salah, Kabupaten Gorontalo mampu mencapai 15.000 dosis. Jadi insya Allah kalau kita aktif, dan semua puskesmas aktif, kita akan melampaui target 75 persen ini pak gub,” terang dr. Yana Suleman.

Terkait persediaan logistik vaksin sampai dengan hari ini untuk kabupaten/kota, Kadis Kesehatan itu mengatakan masih akan bertahan sampai dengan 14 hari kedepan. Pihaknya memastikan tidak perlu ada kekhawatiran untuk melakukan percepatan vaksinasi, karena vaksin tersedia.

Untuk memaksimalkan semua ini, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie akan menyelenggarakan rapat virtual pada besok hari dengan menghadirkan semua pemerintah daerah kabupaten/kota guna membahas lebih rinci capaian target vaksinasi.

Menurut Gubernur Gorontali, saat ini yang terlihat sangat bersemangat justru dari Forkopimda dalam hal ini TNI/Polri, sementara jajaran pemerintah daerah kabupaten/kota hingga ketingkat kecamatan dan desa terkesan lambat.

“Saya ingatkan untuk kita semua, teman-teman Forkopimda ini hanya mendukung kita, tapi sekarang justru mereka yang aktif dan kita hanya membantu, ini saya rasa kebalik. Sebenarnya saya malu kita yang harusnya di depan, ini malah Kabinda, TNI/Polri yang didepan, Kajari, Kajati, KPT semua. Saya ingin kabupaten/kota memulai sendiri, jangan menunggu dari provinsi, saya lihat-lihat daerah ini hanya provinsi yang punya. Besok kita rapat, pastikan semuanya hadir bupati/walikota, karena kita akan pacu ini, sisa 17 hari lagi kita mengejar target 75 persen, termasuk untuk dosis II,” tegas Gubernur Gorontalo.

Adapun yang hadir dalam rapat terbatas ini diantaranya Kabinda Gorontalo, Sekdaprov Gorontalo, perwakilan Kapolda dan Danrem 133 Nani Wartabone, Jubir Satgas Covid-19 dan Pimpinan OPD terkait lainnya.(*)

Pemulis: Zulkifli Polimemgo

(Visited 14 times, 1 visits today)

Komentar