Gunakan Logo Pemprov, Guru SMA/SMK Makin Percaya Diri

×

Gunakan Logo Pemprov, Guru SMA/SMK Makin Percaya Diri

Sebarkan artikel ini
Logo Provinsi Gorontalo yang mulai di pakai guru SMA/SMK di seluruh provinsi Gorontalo.

GORONTALO, hargo.co.id – Ada yang baru sekolah tingkat SMA/SMK saat ini.

Bukan soal program atau kebijakan belajar mengajar. Namun, hanya terkait seragam dinas para guru. Jika sebelumnya, para ‘oemar bakri’ ini pada seragam dinas mereka menggunakan bets/logo kabupaten/kota masing-masing.

Namun, terhitung 1 Januari 2017, guru SMA/SMK Se-Provinsi Gorontalo sudah menggunakan logo Pemprov Gorontalo pada pakaian dinas mereka. Para guru pun terlihat percaya diri (pede) menggunakan bets berwana ungu itu.

Hal ini karena telah resmi, pengelolaan SMA/SMK baik sumber daya manusia (SDM) maupun sekolahnya, menjadi urusan pemerintah provinsi.

Pantauan Gorontalo Post, Selasa (3/1), beralihnya pengelolaan SMA ke Pemprov ini tak mempengaruhi model pembelajaran di sekolah. Namun beberapa guru di SMA kini mulai mengganti lambang/logo seragam dinasnya dari logo kabupaten/kota menjadi logo Pemprov Gorontalo.

Seperti halnya di Kota Gorontalo. Logo Pemprov ini mulai diterapkan para guru di SMA 3 Gorontalo. Bahkan honorer di sekolah tersebut juga telah memakain logo Pemprov pada seragam mengajarnya.

“Kami sudah siap-siap dari segi atribut maupun logo yang harus dipasang berlambangkan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Jadi semua guru maupun honorer sudah memakai logo maupun lambang sesuai dengan ketentuan yang ada,” kata Kepala Sekolah SMA 3 Gorontalo Drs. Adianiwaty S. Polapa M.Pd.

Tak hanya di Kota Gorontalo, di Bone Bolango sejumlah guru SMA di wilayah tersebut juga sudah menggunakan logo Pemprov Gorontalo pada seragam dinasnya.

Misalnya di SMA Tapa. Logo Pemprov yang pada bagian luar berbentuk perisai atau jantung itu terpampang rapi di bagian kiri lengan atas baju dinas guru. Bahkan lengkap dengan tulisan Provinsi Gorontalo.

Kepala SMA Tapa Lili Djau mengatakan, 57 ASN di lingkungan SMA Tapa, sudah sebagian besar seragam dinasnya memakai logo Pemprov.

Tak hanya itu, ia memastikan, segala kesiapan pelimpahan mulai dari pendataan personel, pendanaan, sarana dan prasarana serta dokumen (P3D) sudah dilakukan sejak Oktober 2016 lalu.

“Sudah semua pakai logo Pemprov sejak Oktober, apalagi sudah ada SK-nya sejak pertengahan Oktober kemarin. Sedikitnya 41 orang guru sudah pakai, sisanya belasan orang belum, karena mereka hanya tenaga honor,” ujarnya.