Kamis, 19 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gusnar Tantang Caleg Senayan Uji Publik di Pileg 2019

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Rabu, 5 Juli 2017 | 13:04 Tag: , , , , ,
  

GORONTALO Hargo.co.id – Pemilu legislatif (Pileg) 2019 masih cukup jauh. Tapi Ketua DPD Demokrat Gorontalo Gusnar Ismail telah menabuh genderang perang untuk perebutan kursi ke Senayan. Seiring keputusannya untuk maju kembali dalam pencalonan DPR-RI, mantan Gubernur Gorontalo itu menantang figur-figur yang ingin maju dalam pencalonan DPR-RI untuk melalui uji publik.

“Saya menantang calon-calon anggota DPR-RI di Pileg 2019 untuk bisa melalui semacam uji publik. Jadi mereka harus mengurai gagasannya untuk membangun daerah lewat keberadannya di DPR-RI di hadapan masyarakat.

Jadi yang hadir bisa dari akademisi, abang bentor, pedagang dan dari kelompok masyarakat lain. Nanti mereka bisa berdebat dengan calon anggota DPR-RI soal gagasan yang disampaikan,” tegas Gusnar Ismail saat berbincang dengan Gorontalo Post (grup hargo.co.id) di sela-sela halal bi halal KAHMI Gorontalo, tadi malam.

Menurutnya, uji publik ini penting sekali bagi masyarakat untuk mengetahui sejauh mana kualitas dan kapasitas dari masing-masing calon anggota DPR-RI. Sehingga yang akan dipilih benar-benar figur yang memiliki kompetensi. “Jadi bukan karena hanya banyak memberi bantuan lalu dianggap layak. Atau nanti saat mendekati pemilihan lalu rajin turun ke masyarakat bagi-bagi sembako, jilbab dan lain-lain. Paradigma ini harus diubah,” jelasnya.

Gusnar menjanjikan dirinya akan memotori perubahan ini. Nanti pada 2018 dia akan memulai uji publik ini dari dirinya. “Nanti saya akan mengundang masyarakat dari berbagai lapisan pada satu tempat. Lalu saya akan uraikan gagasan saya. Silahkan dibedah. Saya berharap perubahan ini bisa ikut dimotori KAHMI,” pintanya.

Soal peluang di Pileg 2019, Gusnar Ismail mengatakan, sebagai ketua Partai dirinya sesungguhnya sudah punya modal politik yang sangat memadai. Perolehan suara partai Demokrat sebanyak 48 ribu pada pemilu 2014 lalu menjadi modalnya untuk melangkah ke DPR-RI. “Tinggal bagaimana modal politik ini bisa dijaga dan ditingkatkan lagi,” pungkasnya. (rmb/hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar