Guys! Cegah Prediabetes Sebelum Terlambat!

×

Guys! Cegah Prediabetes Sebelum Terlambat!

Share this article
Ilustrasi
Hargo.co.id – Prediabetes merupakan peringatan awal sebelum menjadi diabetes. Lakukan deteksi dini,bila Anda berisiko tinggi. Jadikan prediabetes sebagai momentum untuk segera memperbaiki pola hidup sehat sebelum terlambat.
Apa Itu Prediabetes ?
 Prediabetes adalah suatu keadaan dimana kadar glukosa atau gula darah diatas normal tetapi masih dibawah batasan kadar gula darah untuk diagnosis diabetes. Pada prediabetes tubuh menjadi resisten terhadap kerja insulin dan tidak mampu “membersihkan” atau mengambil gula dari aliran darah yang seperti seharusnya. Akibatnya,kadar guladarah menjadi lebih tinggi dari normalnya dan jika berlangsung lama maka risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke  meningkat. Selain itu,kondisi prediabetes yang terus berkelanjutan tanpa penanganan yang memadai,dapat berkembang menjadi diabetes tipe-2.
Diagnosis Prediabetes
 Untuk memastikan seseorang terkena prediabetes adalah melaluli pemeriksaan gula darah puasa, 2 jam setelah makan, dan pemeriksaan HbA1c.
Melalui pemeriksaan tersebut, seseorang dapat didiagnosis sebagai penyandang prediabetes atau Glukosa Puasa Terganggu dan Toleransi Glukosa Terganggu.
Glukosa Darah puasa
 • Pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan dilakukan setelah berpuasa selama 8-10 jam.
• Hasil 100-125 mg/dl: Prediabetes (Glukosa Puasa Terganggu)
Tes Toleransi Glukosa Oral
 • Pengambilam sampel darah untuk pemeriksaan ini dilakukan 2 jam sesudah pemberian 75gram glukosa dalam 300 ml air.
• Hasil 140-199 mg/dl: Prediabetes (Toleransi Glukosa Terganggu).
HbA1c (Hemoglobin A1c)
 • Pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan dapat dilakukan kapan saja.
Hasil 5,7 – 6,4% : Prediabetes.
Siapa Saja yang Bisa Berisiko ?
 Pada dasarnya, faktor risiko terjadinya prediabetes sama dengan faktor risiko diabetes tipe-2 yaitu:
• Obesitas
• Adanya riwayat diabetes gestasional (diabetes pada kehamilan)
• Kurangnya aktivitas fisik
• Usia ≥45 tahun
• Riwayat penyakit kardiovaskular (penyakit jantung & pembuluh darah)
• Riwayat hipertensi (tekanan darah tinggi)
• Dislipidemia (trigliserida tinggi/HDL-Cholesterol rendah/LDL-Cholesterol tinggi)
• Wanita dengan Polycystic Ovarium Syndrome (PCOS)
Mengapa Prediabetes itu Penting Diperhatikan ?
 • Kondisi preidabetes meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular,
• Setiap tahun,sekitar 1 dari 10 atau 10% penyandang prediabetes dapat berkembang menjadi diabetes tipe-2,
• Jika tidak ditangani,diabetes tipe-2 dapat menyebabkan kebutaan,gagal ginjal,kerusakan saraf,penyakit jantung,stroke dan tekanan darah tinggi.
Apakah Diabetes Dapat Dicegah ?, YA…Tentu Saja Dapat Dicegah !
 Penelitian internasional membuktikan bahwa diabetes tipe-2 dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat,yakni:
• Menurunkan berat bdan (bagi mereka yang kegemukan) sebesar 5-10% (±5kg untuk individu dengan berat badan 90kg),
• Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang,
• Melakukan latihan fisik intensitas sedang selama 30-60 menit per hari atau sekurang-kurangnya   dalam seminggu.
Ketahui dan Turunkan Risiko…
Penerapan pola hidup sehat ini semakin sempurna bila diikuti dengan PEMERIKSAAN LABORATORIUM dan KONSULTASI DOKTER untuk memastiksan adanya prediabetes dan mengevaluasi apakah pola hidup sehat yang dilakukan sudah sesuai dan berdampak positif pada kondisi kesehatan. Dengan demikian,risiko penyakit kardiovaskular dapat dikurangi dan berkembanya prediabetes menjadi diabetes tipe-2 dan segala komplikasinya dapat ditunda atau dicegah.
Pemeriksaan HbA1c dapat digunakan untuk skrining dan diagnosis Prediabetes jika dilakukan oleh laboratorium bersertifikasi NGSP (National Glycohaemoglobin Standardization Program). Sampai dengan Juni 2012, Prodia merupakan laboratorium  klinik pertama dan satu-satunya di Indonesia yang bersertifikasi NGSP.
Informasi kesehatan ini dipersembahkan oleh Laboratorium Klinik Prodia Cabang Gorontalo Telp 0435-826246 HP 085394781515 atau kunjungi www.prodia.co.id
Â