Hamka Hendra Noer: Ismail Pakaya Layak Dipercaya dan Didukung Masyarakat Gorontalo

×

Hamka Hendra Noer: Ismail Pakaya Layak Dipercaya dan Didukung Masyarakat Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Hamka Hendra Noer memberi selamat kepada Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya usai pelantikan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta, Jumat (12/5/2023). (Foto: Istimewa)
Hamka Hendra Noer memberi selamat kepada Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya usai pelantikan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta, Jumat (12/5/2023). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, JAKARTA – Hamka Hendra Noer menilai Ismail Pakaya sebagai sosok yang tepat menggantikan dirinya sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo serta layak dipercaya dan mendapatkan dukungan dari semua masyarakat Gorontalo.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan Ismail Pakaya sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta, Jumat (12/5/2023).

“Karena beliau adalah anak Gorontalo, saya kira tidak asing. Beliau juga pernah bertugas di sana jadi saya kira perlu kita dukung dan beri kesempatan untuk memperbaiki tata kelola birokrasi dan semua kebijakan untuk masyarakat,” kata Hamka Hendra Noer.

Ditanya soal penggantian dirinya, ia mengaku legowo. Bagi Hamka, pergantian Penjagub adalah hal biasa. Sebagai birokrat, ia tunduk dan patuh pada perintah pimpinan.

“Pergantian penjabat itu merupakan hal biasa dalam birokrasi. Pejabat itu datang dan pergi. Pergantian ini adalah hal biasa, terutama birokrasi harus tunduk dan patuh kepada perintah pimpinan,” imbuhnya.

Staf Ahli Menpora Bidang Budaya Sportivitas itu berharap apa yang sudah ia lakukan selama setahun bisa dilanjutkan oleh Penjagub yang baru. Ia menilai program saat ini sudah tepat dan dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat, pimpinan OPD dan unsur Forkopimda di daerah. Saya juga mohon maaf jika selama menjabat ada perkataan dan perbuatan yang melukai hati masyarakat,” tandasnya.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis