Hantam Stoom, Pengendara Smash Tewas

×

Hantam Stoom, Pengendara Smash Tewas

Sebarkan artikel ini
PENGENDARA Smash, Anis Ali (37) tewas ditempat setelah menabrak alat berat yang terparkir, di jalan umum Desa Padengo, kecamatan Duhiadaa, Pohuwato, Selasa (22/8) malam.
PENGENDARA Smash, Anis Ali (37) tewas ditempat setelah menabrak alat berat yang terparkir, di jalan umum Desa Padengo, kecamatan Duhiadaa, Pohuwato, Selasa (22/8) malam.

DUHIADAA Hargo.co.id – Kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan di Desa Padengo, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Selasa (22/8) malam sekitar pukul 22.30 wita, berujung maut.

Sebuah motor Suzuki Smash yang dikendarai Anis Ali (37) warga Desa Dulomo, Kecamatan Patilanggio, menghantam roda depan alat berat jenis stoom walls. Akibat kecelakaan tersebut, Anis tewas di tempat setelah kepalanya menghantam roda stoom.

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, Anis saat itu sedang membonceng temannya, Erwin Mantulangi (23). Keduanya yang diketahui berprofesi petani itu, hendak pulang ke rumah mereka yang berada di Desa Dulomo, Kecamatan Patilanggio.

Grafis (gorontalo post)
Grafis (gorontalo post)

Mereka bergerak dari arah Desa Duhiadaa. Namun saat melintasi jalan di Desa Padengo, motor yang dikendarai Anis tiba-tiba menabrak bagian depan Stom yang saat itu terparkir di bahu jalan sebelah kiri. Anis beserta motornya dan juga Erwin, menghantam roda depan stom yang terdiri dari bahan baja itu.

Sontak para warga sekitar langsung berkumpul ke lokasi kejadian yang gelap karena tak ada penerangan jalan.
Sesaat kemudian, Anis menghembuskan nafas terakhirnya dengan luka parah pada bagian wajah dan kepalanya yang sobek akibat benturan keras pada roda stoom.

Sementara Erwin tak sadarkan diri. Erwin mengalami luka lecet di bagian wajah serta pendarahan di telinga. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Pohuwato.

Belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian maupun saksi yang melihat, apakah korban memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Namun melihat kondisi korban dan kerusakan motor, besar kemungkinan motor dipacu dengan kecepatan tinggi.

Kapolres Pohuwato, AKBP Ary Doni Setiawan, SIK, saat dikonfirmasi Gorontalo Post membenarkan kecelakaan maut tersebut.

“Kami telah melakukan olah TKP, dengan melakukan penolongan terhadap korban dan mengamankan barang bukti, pengendara motor atas nama Anis Ali meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara Erwin Mantulangi tak sadarkan diri dan saat ini dalam penanganan medis di RSUD Pohuwato” ujarnya.

Dirinya menambahkan, bahwa kecelakaan tersebut diakibatkan oleh kondisi lokasi kejadian yang minim penerangan. “Lokasi yang gelap ditambah dengan tidak adanya lampu penerangan, membuat alat berat yang terparkir sangat rawan ditabrak pengendara,” tambahnya. Hingga berita ini dilansir, belum diketahui pasti identitas pemilik alat berat stom tersebut. (tr-55/hg)