Harga Pangan Naik Jelang Lebaran ?

×

Harga Pangan Naik Jelang Lebaran ?

Share this article
Ilustrasi

Hargo.co.id GORONTALO – Memasuki hari ke 20 bulan suci Ramadan, sejumlah kebutuhan pangan di pasar tradisional Limboto terpantau masih relatif stabil. Meski demikian, pedagang setempat belum bisa menjamin kenaikan harga pangan bisa melonjak dalam waktu dekat ini.

Dari pantauan Gorontalo Post (group hargo), Jumat (24/6), sejumlah kebutuhan pangan, terutama barito (bawang, rica, tomat) masih relatif normal. Harga bawang merah dan bawang putih dipatok pedagang rata-rata mulai Rp 30 Ribu per Kilogram (Kg).

Sementara cabe rawit atau rica, mulai Rp 30 Ribu hingga Rp 35 Ribu per Kg. Sedangkan tomat, rata-rata mulai Rp 8.000 hingga Rp 10 Ribu per Kg. Sementara kebutuhan lainnya seperti gula pasir dibanderol Rp 16 Ribu per Kg, minyak kelapa curah Rp 15 Ribu per Kg, cabe merah keriting Rp 25 Ribu, ayam boiler Rp mulai Rp 50 Ribu per ekor, daging masih tetap Rp 110 Ribu per Kg.

Kasim, salah satu pedagang barito mengungkapkan, relatif stabilnya sejumlah harga komoditi pangan disebabkan masih banyaknya stok yang dimiliki pedagang sejak dua pekan terakhir ini.

Namun demikian, jelang lebaran nanti, bukan tidak mungkin harga-harga bisa naik lagi, ” Belum bisa dipastikan, kita juga belum tau persis apa bisa naik atau tidak, Kalau stok barang dari petani langsung, masih bisa kita kendalikan,” ungkap Kasim.

Jika jelang lebaran nanti harga bahan pangan naik di tingkat pedagang besar maupun penyuplai, maka sudah menjadi hukum pasar pedagang eceran pun tidak akan segan-segan menaikkan harganya. Hal senada juga dikatakan Iyam, pedagang ayam boiler.

Menurut dia, stok ayam boiler saat ini masih lancar dan mencukupi. Namun, yang mempengaruhi kenaikan harga ayam boiler paling besar disebabkan oleh melonjaknya permintaan, terutama jelang lebaran. “Kalau banyak yang beli, pasti harganya bisa dikasih naik. Saat ini kita belum tahu berapa (kenaikannya,red), tergantung kondisi nanti,” pungkasnya.(axl/hargo)