GORONTALO, Hargo.co.id – Belum lama ini, hiu paus telah meninggalkan perairan Botubarani, Bone Bolango.
Hilangnya hiu paus tersebut menyebabkan kunjungan wisatawan ke Gorontalo berkurang yang akhirnya berimbas pada tingkat hunian hotel dan pengunjung rumah makan.
Sebagaimana data diperoleh Gorontalo Post (grup hargo.co.id), untuk perhotelan, hunian kamar hotel langsung menurun 3 hari pasca hiu puas dinyatakan hilang.
Bahkan, penurunan tingkat hunian hotel berkisar antara 5-10 persen.
Misalnya, di Hotel Grand Q Gorontalo dan Maqna Hotel Gorontalo. Kedua hotel mewah itu merasakan langsung dampak menghilangnya hiu paus di perairan Botubarani.
Accounting Grand Q Hotel Gorontalo, Purwanto Gunawan mengatakan, kondisi mulai menurunnya kunjungan atau sewa kamar hotel langsung dirasakan perusahaan tiga hari setelah Hiu Paus menghilang di perairan Gorontalo.
“Kalau di kami turun sekitar 5-10 persen sewa kamar hotel karena mungkin sepinya pengunjung ke wisata,” kata Purwanto.
Ketika hiu paus menghilang, ia mengaku, sebagian kamar hotel diisi oleh para tamu lokal yang melaksanakan meeting.
“Biasanya kalau meeting atau kegiatan sampai 3 hari, mereka peserta juga nginap,” ujarnya.
