LIMBOTO, hargo.co.id – Bantuan hibah 2 mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang diterima oleh pemerintah Kabupaten Gorontalo dari pemerintah Jepang menambah fasilitas pendukung bagi para petugas pemadam untuk meningkatkan kinerja saat di lapangan.
Unit pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, melakukan simulasi ‘time respon’ untuk menangani musibah kebakaran dengan menggunakan mobil damkar yang baru didatangkan dari Jepang itu.
Dipimpin langsung oleh Kepala Unit Pemadam Kebakaran, Farid Taha, di Lapangan GOR David-Toni, dua regu petugas damkar yang sebelumnya telah diberikan pelatihan di Makassar tentang penggunaan sistem Power Take Off (PTO) pada jenis mobil damkar yang baru ini.
Dengan kecepatan respon, para petugas ini menunjukan aksi penanganan kebakaran secara maksimal yang didukung dengan teknologi terbaru mobil damkar.
Kepala Unit Damkar, Farid Taha, mengatakan, mobil damkar tersebut memiliki kemampuan yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan mobil damkar yang lama.
“Jadi pada mobil tersebut memiliki sistem PTO yang terhubung langsung dengan mesin mobil yang daya dorong airnya sangat besar. Selain itu mobil ini juga dilengkapi dengan saluran air yang bisa dihubungkan ke 4 selang sekaligus,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Rahmat Doni Lahati, saat dikonfirmasi mengatakan, untuk lebih meningkatkan penanganan musibah kebakaran, pihaknya akan membentuk tim relawan kebakaran pada masing-masing Kecamatan yang ada di Kabupaten Gorontalo.
“Jadi mereka nantinya akan ditugaskan untuk melakukan penanganan awal bagi korban kebakaran sehingga hambatan-hambatan yang sering kali kita jumpai di lokasi kebakaran seperti jalur mobil pemadam yang dikerumuni warga itu bisa diantisipasi sejak awal. Selain itu, informasi kebakaran juga akan lebih cepat dengan adanya tim relawan ini,” jelasnya.
Rahmat Doni Lahati juga menambahkan, tim relawan ini juga akan dibekali dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang bisa mereka gunakan untuk menangani kebakaran dalam skala kecil.
“Jadi jika terjadi kebakaran dalam skala kecil seperti pada kendaraan, itu bisa segera ditangani tanpa harus menurunkan mobil damkar,” tambahnya. (tr-55/hargo)
