Tapi selain David Bobihoe, muncul sejumlah nama lain yang berpotensi mendampingi Rusli Habibie, sebut saja Mantan Kapolda Papua Yotje Mende. Bila bersama Yotje Mende bisa jadi PDIP akan gabung dengan Golkar.
Tidak hanya itu, dari kalangan birokrat, nama Prof Winarni Monoarfa juga diperhitungkan mendampingi Rusli Habibie.
Sementara itu, untuk mengantarkan kader Golkar ke pentas Pilgub tidaklah sulit bagi partai Golkar. Dengan mengoleksi 12 kursi di Deprov, Golkar bisa mengusung pasangan calon.
Tapi kalaupun ada parpol yang akan ikut bergabung maka PKB berpotensi berkoalisi dengan Golkar. Alasannya, di Deprov PKB tergabung dalam fraksi Golkar. Dan ketua PKB Gorontalo, Since Kaji, masih punya ikatan emosional dengan partai Beringin.
Karena anaknya Iwan Adam yang kini menjadi Anggota DPRD Pohuwato adalah kader Golkar.
Kedua, potensi pasangan Idris Rahim-Hana Hasanah. Asumsi terhadap pasangan ini didasari pada realitas yang berkembang sekarang ini bahwa Idris Rahim diisyaratkan oleh PAN sebagai calon Gubernur.
“Perintah DPP beliau maju sebagai calon gubernur. Dan memang dari kalkulasi politik, PAN idealnya mengusung calon papan satu,†ungkap salah satu anggota Deprov dari PAN, Ismail Alulu.
Kalau Idris maju sebagai calon gubernur, maka pasangan yang dipandang ideal adalah istri Fadel Muhammad yaitu Hana Hasanah. Dari aspek elektabilitas, Hana Hasanah sudah teruji di Pileg 2014 silam.
Ketika itu Hana mendapatkan suara terbanyak calon DPD-RI dari Gorontalo. Figur yang bisa memperekat Idris-Hana adalah Fadel Muhammad.
Karena saat Fadel masih menjadi Gubernur Gorontalo Idris menjabat Sekprov. Jadi setidaknya Idris sudah mengenal sosok Hana Hasanah.
Parpol yang berpotensi mengusung pasangan ini adalah PAN-PDIP.
