Kamis, 2 Februari 2023
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jaksa Tuntut Kuat Ma’ruf 8 Tahun Penjara

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara Metropolis , pada Senin, 16 Januari 2023 | 18:05 Tag: , , , , ,
  Sopir keluarga Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf, menjalani persidangan beragendakan pembacaan surat dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin, 17 Oktober 2022. Kuat merupakan satu dari lima terdakwa perkara pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah Ferdy Sambo. Foto: dokumentasi JPNN.com/Ricardo

Hargo.co.id, JAKARTA – Jaksa penuntut umum (JPU) meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) yang menyidangkan perkara pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara kepada Kuat Ma’ruf.

Seperti dilansir dari JPNN.com, Jaksa meyakini sopir sekaligus asisten rumah tangga di keluarga Ferdy Sambo itu terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap Brigadir J pada 8 Juli 2022.

banner 728x485

“Menuntut, supaya majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan menyidangkan perkara ini memutuskan terdakwa Kuat Ma’ruf terbukti bersalah merampas nyawa orang lain dengan direncanakan terlebih dahulu sebagaimana diancam dalam dakwaan Pasal 340 KUHP,” ujar JPU Rudi Irmawan saat membacakan tuntutan di persidangan yang dilaksanakan pada Senin (16/1).

JPU juga meminta majelis hakim menghukum Kuat Ma’ruf dengan pidana penjara selama delapan tahun dikurangi masa penahanan sementara.

“Dengan perintah tetap ditahan,” ucap Rudi Irmawan.

Selain itu, JPU juga memohon majelis hakim yang diketuai Wahyu Iman Santoso memerintahkan Kuat Ma’ruf menanggung biaya perkara.

“Membayar biaya perkara lima ribu rupiah,” ucap JPU Rudi.

Majelis hakim pun memberikan kesempatan kepada Kuat dan tim penasihat hukumnya menyampaikan nota pembelaan atau pleidoi pada persidangan selanjutnya.

Kuat Ma’ruf merupakan salah satu terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Terdakwa lain dalam perkara itu ialah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal, dan Richard Eliezer alias Bharada E.

Pembunuhan terhadap Brigadir J dilakukan di rumah dinas Ferdy Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Kelima terdakwa itu dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.(JPNN.com)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Tuntutan Jaksa untuk Kuat Ma’ruf: Hukuman 8 Tahun Penjara“. Pada edisi Senin, 16 Januari 2023.
(Visited 30 times, 1 visits today)

Komentar