Hargo.co.id GORONTALO – Kebiasaan sebagian masyarakat Gorontalo ngabuburit menjelang buka puasa menjadi salah satu peluang usaha beberapa warga di Kota Gorontalo. Tak sedikit dari mereka yang kini telah membuka usaha jajanan takjil di pinggiran jalan.
Usaha dadakan dan hanya ada di bulan ramadan ini ternyata cukup memberikan keuntungan bagi para pelaku usahanya. Ya, sebagaimana informasi diperoleh Gorontalo Post di lapangan, pelaku usaha bisa memperoleh pendapatan hingga ratusan ribu dalam menjalankan usaha sampingan ini.
Mirna Lahay, salah seorang penjual takjil di Kota Gorontalo mengatakan, permintaan kue basah di bulan ramadan saat ini cukup tinggi. “Rata-rata kue yang laku terjual bisa sampai 700 biji,” ungkapnya. Menariknya, pendapatan ratusan ribu itu hanya diperoleh dalam 3 jam. “Saya jualan mulai jam 2 sampai jam 5 sore. Pendapatan dikisaran Rp600 ribu-Rp700 ribu,” ujarnya.
Tak hanya Mirna, Yuni, pedagang takjil lainnya mengakui hal yang sama. “Permintaan kue basah memang sangat banyak, kalau untuk saya, hanya jualan sore yang laku sampai 500 biji kue,” ungkapnya.
Yuni mengaku, selain kue buatan sendiri, ia juga menerima titipan kue takjil dari tetangga, keluarga maupun kerabatnya. “Jualan takjil ini sangat membantu kami untuk menambah pendapatan keluarga, terutama pendapatan suami dalam memenuhi kebutuhan keluarga di bulan ramadan,” tutur Yuni yang sudah 6 tahun bekalangan berjualan takjil.(dan/hargo)
