Sabtu, 29 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kadus Datangi DPRD, Seleksi Aparat Desa Menuai Protes

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Rabu, 5 Januari 2022 | 12:05 PM Tag: , ,
  Komisi l saat menerima aspirasi dari lima kepala dusun, yang mempertanyakan seleksi evaluasi kinerja aparat desa, Selasa (04/01/2022). (Foto: Deice Pomalingo/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Seleksi aparat desa, yang dilaksanakan pada Desember 2021  lalu, menuai protes. Walhasil sejumlah kepala dusun (Kades) datang mengadi ke DPRD Kabupaten Gorontalo guna mengadukan masalah ini… 

Mereka datang dari Desa Desa Tunggulo, Desa Olimoo (Batudaa Pantai), Desa Upomela (Bongomeme), Desa Pilobuhuta, Tabongo (Batudaa). Mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Syam T. Ase dan anggota Komisi l, Selasa (04//01/2022).    

Mereka sampaikan, adanya dugaan kecurangan dalam proses seleksi yang dilakukan panitia penyelenggara. Kepada Komisi I DPRD mereka menyampaikan aspirasi dan meminta di gelar rapat dengar pendapat. Kepala Dusun Langgula Desa Upomela, Adam Yusuf mengaku, keberatan dan memprotes keputusan panitia seleksi perangkat Desa Kabupaten Gorontalo. 

“Kami keberatan tentang mekanisme evaluasi aparat desa. Kami menganggap panitia tidak konsisten atas keputusan yang telah dikeluarkan,” kata Adam Yusuf dalam menyampaikan aspirasi di Komisi I DPRD. 

Adam Yusuf menambahkan jika sebelumnya telah menerima informasi dari kepala desa setempat bahwa, terdapat kekeliruan pada surat keputusan yang dikeluarkan oleh panitia seleksi. 

“Awalnya saya terima informasi dari Camat, bahwa saya lulus, setelah melihat surat keputusan panitia ternyata saya tidak lulus. Nah, ucapan kepala desa terdapat kekeliruan surat keputusan,” ungkap Adam Yusuf.

Berbeda dengan Adam Yusuf, Kepala Dusun Molowahu, Desa Langgulo, Husin Rahman memprotes panitia karena hasil seleksi tidak pernah diketahui oleh para peserta. 

“Saya protes karena gugur. Disisi lain saya tidak tahu berapa nilai hasil ujian, seharusnya nilainya dibuka. Sampaikan hasil seleksi seperti apa, ini khan seperti di sekolah  saat ujian pasti ada nilainya yang keluar dan harusnya ada ketetapan nilai dari nilai berapa sampai berapa yang dinyatakan lulus dan sebaliknya,” tegasnya.  

Mendengar apa yang diaspirasikan, Ketua Komisi l Syarifudin Bano mengakui, jika sebelumnya sudah memanggil panitia seleksi dan melakukan rapat mempertanyakan banyaknya keluhan atas seleksi tersebut dan pada prinsipnya DPRD dalam hal ini komsi l sebagai mitra. Mendukung evaluasi kinerja aparat desa untuk meningkatkan pelayanan publik dan mewujudkan transformasi birokrasi yang lebih baik. 

“Sedangkan tujuan dari pelaksanaan rapat kerja untuk melihat sejauh mana hasil tahapan evaluasi yang telah dilakukan panitia seleksi,” kata Syaripudin. 

Menurut aleg tiga periode ini, selain merupakan ujung tombak pembangunan daerah di tingkat bawah, aparat desa butuh penguatan kinerja sehingga harus melalui proses evaluasi agar lebih kompetitif dalam bekerja. Seperti diketahui, terdapat 2.064 aparat desa yang mengikuti ujian dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) bertempat di gedung CAT, BK-Diklat Kabupaten Gorontalo. 

“Jumlah aparat yang dievaluasi sebanyak 2.064 orang yang tersebar di 191 desa. Hasil evaluasi telah diserahkan panitia kepada masing-masing kepala desa dan kerja panitia tentu kami apresiasi,” ucap Syaripudin.

Politisi Demokrat ini juga  menyerahkan pengisian struktur baru berdasarkan hasil evaluasi tersebut, karena kepala desa memiliki hak prerogatif sebagai user terhadap aparat desa berdasarkan Pemerintah Desa. 

“Komisi I menyerahkan sepenuhnya kepada kepala desa untuk penempatan tempat perangkat desa yang baru berdasarkan hasil evaluasi yang diterima, yang lebih tahu aparatnya kan kepala desa, siapa yang akan menempati ini dan itu,” tegas Syarifudin.  

Aleg tiga periode ini menambahkan, menanggapi apa yang menjadi aspires masyarakat, komisi sudah menerimanya dan akan menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi mereka. 

“Aspirasi sudah kami terima, rapat dengar pendapat kami agendakan pekan depan,” pungkas politisi Demokrat ini. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo

(Visited 30 times, 1 visits today)

Komentar