Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Gorontalo, Irjen Pol Helmy Santika. (Foto: Humas Polda Gorontalo)

Kapolda Gorontalo: Kritik adalah Sarana untuk Perbaiki Kinerja

Kabar Nusantara

Hargo.co.id, GORONTALO – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Gorontalo, Irjen Pol Helmy Santika meminta masyarakat agar jangan takut menyampaikan saran dan masukan apabila ada yang perlu diperbaiki di institusi yang dipimpinnya tersebut.

Hal tersebut disampaikannya saat menyapa langsung masyarakat gorontalo di Hantaleya Cafe Kabupaten Gorontalo Jumat, (13/01/2023). Program inovasi “Jumat Curhat” yang dikemas dengan Ngopi (Ngobrol bareng polisi) juga dihadiri oleh para pejabat utama Polda Gorontalo dan berbagai elemen masyarakat.

banner 728x485

“Kami hadir disini untuk menampung aspirasi dan masukan dari masyarakat sebagai cermin untuk memperbaiki diri. Karena itu, jangan takut untuk menyampaikan sesuatu. Apapun kritikannya, kami menganggap bahwa itu sarana untuk memperbaiki Kinerja Polda Gorontalo,” kata Irjen Pol Helmy Santika.

Dalam kegiatan tersebut, dirinya banyak mendapatkan pertanyaan dan masukan dari masyarakat mulai dari angka kriminal tinggi yang dipicu oleh miras, KDRT, pencabulan, perjudian, persoalan batu hitam, persoalan hukum yang dinilai kurang tegas hingga persoalan tahapan pemilu.

Irjen Pol Helmy Santika juga menjawab berbagai pertanyaan dari masyarakat. Salah satunya adalah pertanyaan dari warga bernama Yosep Ismail yang menanyakan terkait tingginya angka kriminalitas di Provinsi Gorontalo yang dipicu oleh miras.

Menjawab pertanyaan tersebut, Irjen Pol Helmy Santika mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya yang diantaranya dengan melakukan razia secara rutin serta melakukan pengungkapan.

“Pada pademi covid-19 tahun lalu, perlu diketahui hasil penangkapan produk cap tikus, bahkan sudah diproses menjadi hand sanitizer. Nah, yang menjadi pertanyaan adalah kenapa ini masih terus terjadi? itu karena bagaimanapun Polisi melakukan pengungkapan dan penangkapan, yang bersangkutan akan mencari cara lain untuk tetap meloloskan diri,” katanya menjelaskan.

Ketika ada suatu kondisi yang mengancam keselamatan, lanjut Irjen Pol Helmy Santika, masyarakat harus menjadikan hal tersebut sebagai musuh bersama.

“Ini perlu peran dan kerjasama stakeholder terkait serta masyarakat. Polisi tidak bisa sendiri. Penganiayaan, KDRT dan cabul 70 persen dipengaruhi oleh miras. Ini patut direnungkan bersama, kalau memang perilaku ini tetap diteruskan tentu berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Polisi tidak akan berhasil,” kata Irjen Pol Helmy Santika.

Ditempat yang sama, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono mengatakan, kegiatan jumat curhat ini digelar secara rutin setiap minggu guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Tak hanya Polda, kegiatan ini juga dilaksanakan di tingkat Polres dan Polsek.

“Selain kita melaksanakan jumat curhat untuk menampung pengaduan dari masyarakat, Kapolda juga telah membuka hotline pengaduan kapolda di nomor 085173330986, jadi silahkan manfaatkan nomor tersebut untuk menyampaikan pengaduan ataupun informasi seputar kamtibmas,” dirinya menandaskan.(*)

Rilis: Humas Polda Gorontalo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *