Selasa, 6 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kapolres Bone Bolango Dicopot, Terkait Polemik Batu Hitam?

Oleh Admin Hargo , dalam Headline HumKam , pada Jumat, 18 November 2022 | 22:09 Tag: , , , ,
  Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono,S.I.K

Hargo.co.id, GORONTALO – Diduga terkait polemik batu hitam, Kapolda Gorontalo Irjen. Pol. Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si, mengeluarkan surat perintah untuk memberhentikan AKBP Emile Reisitei Hartanto dari jabatan Kapolres Bone Bolango.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono S.I.K, saat ditemui Wartawan di ruang kerjanya pada Jumat, (18/11/2022).

“Kemarin bapak Kapolda telah mengeluarkan surat perintah yang ditujukan kepada Kapolres Bone Bolango, AKBP Emile Reisitei Hartanto, untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai perwira menengah Polda Gorontalo, dalam rangka evaluasi jabatan,” kata Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono S.I.K.

Mantan Kapolres Bone Bolango itu juga mengungkapkan, untuk jabatan Kapolres sendiri digantikan oleh Kabag binkar (Kepala Bagian Pembinaan Karir), Biro SDM Polda Gorontalo, AKBP Abdul Halis Jakin. Ia menuturkan bahwa pergantian ataupun evaluasi jabatan terhadap Kapolres Bone Bolango ini, berdasarkan penilaian dan pertimbangan pimpinan, atas kinerja dari personel itu sendiri.

“Mungkin ada masyarakat yang bertanya, apakah itu terkait dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam batu hitam, itu saya jelaskan disini, bahwasanya itu salah satu diantaranya. Jadi penilaian pimpinan, ataupun pertimbangan pimpinan itu banyak faktor, salah satunya terkait isu yang berkembang,” ungkap Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono S.I.K.

Perwira Polisi berpangkat tiga melati emas itu juga menjelaskan, namun demikian terkait dugaan ini memang harus dibuktikan. Nantinya, setelah yang bersangkutan bertugas di Polda Gorontalo, akan dilakukan klarifikasi ataupun pendalaman terhadap apa yang diisukan. Sehingga nanti jelas Kabid Himas, pihak Bid Propam sendiri lebih fokus dalam melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan.

“Ini masih dalam proses klarifikasi, jadi kami tentunya akan melakukan pendalaman secara objektif, apakah yang bersangkutan terlibat atau tidak. Nanti Propam yang akan membuktikan di dalam proses pemeriksaan di Propam nanti,” tutup Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono S.I.K. (***)

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 55 times, 1 visits today)

Komentar