Thursday, 23 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kartu Vaksinasi, Syarat Berkendara Supir Angkutan Umum di Gorontalo

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Monday, 6 September 2021 | 19:05 PM Tags: , , , ,
  Petugas Kepolisian saat memeriksa surat Vaksinasi bagi pengendara motor, mobil, bentor saat melintas dispenjang jalan Terminal Telaga, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Memiliki kartu vaksinasi adalah syarat utama bagi supir angkutan umum untuk berkendara. Guna memastikan hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo mulai memperketat pemeriksaan kartu vaksinasi.

Seperti yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, di ruas jalan sekitar lapangan Taruna Remaja dan seputaran Terminal Telaga, Kabupaten Gorontalo, Senin (06/09/2021).

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo Jamal Nganro menyampaikan hal tersebut  menindaklanjuti SE Gubernur Gorontalo Nomor 360/BPBD/1003/2021 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang  dengan menggunakan angkutan umum darat di wilayah Provinsi Gorontalo pada masa pandemi Covid-19.

“Termasuk penertiban/pengendalian kartu vaksinasi bagi pengemudi bentor (konvensional dan online), ojek online, seta angkutan umum lainnya seperti AKAP, AKDP, angkutan antar jemput, angkutan sewa khusus dan angkutan sewa umum. Ini kami lakukan pertama kali tanggal 2 September, dan hari ini tanggal 6 September mengambil titik di seputaran terminal Telaga,” ungkap Jamal.

Lebih lanjut ia juga menuturkan, khusus di Terminal Telaga, ditemukan 24 sopir kendaraan yang terjaring belum memiliki kartu vaksinasi dan yang terbanyak adalah sopir angkutan kota dalam provinsi (AKDP) yakni sebanyak 13 orang.

“Mereka tadi yang tidak memiliki kartu vaksin langsung diarahkan masuk ke Terminal Telaga untuk di vaksin oleh petugas vaksinasi dari Biddokes Polda Gorontalo. Jadi kita sudah menyediakan tim medis untuk vaksinasi jika ada yang belum divaksin,” tutur Jamal.

Sopir atau pengemudi ojek dan bentor yang akan divaksin, sebelumnya diperiksa terlebih dahulu oleh petugas kesehatan, jika tidak memenuhi syarat kesehatan atau ditemukan komorbid maka akan ditunda, salah satunya ada dua orang sopir yang terpaksa di tunda karena alasan kesehatan.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 188 times, 1 visits today)

Komentar