Hargo.co.id GORONTALO – Suasana di depan Kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mendadak gempar, Minggu, (3/4) sekira pukul 16.00 Wita.
Seorang pria yang berprofesi sebagai tukang sol sepatu tiba-tiba jatuh terkapar. Kepalanya kecah setelah mebentur dinding.
Sejumlah warga dan pengendara kendaraan bermotor yang melihat kejadian tersebut berusaha melarikan korban ke rumah sakit, namun nyawa pria yang belakangan diketahui bernama Deni (63), warga Desa Lupoyo, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo tak lagi bisa tertolong.
Informasi yang dirangkum hargo.co.id dari TKP menyebutkan, peristiwa naas ini bermula ketika korban beristirahat di depan salah satu gedung Kampus UNG.
Karena kecapean, korban pun tertidur nyenyak di sebuah kursi yang ada di tempat itu. Sialnya, hal itu membuatnya terjatuh dari kursi. Saat terjatuh, kepalanya pun membentur dinding.
“Dia pe kepala pecah lantaran tatoki (terbentur) di dinding. Saya sempat lihat di jatuh dari tempat duduk itu,” kata Rustam, salah satu abang bentor yang melihat korban jatuh di TKP.
Sementara itu saksi lainnya Rahmat mengatakan, saat itu tak berada di depan kampus. Tiba-tiba saja ia melihat korban sudah dalam posisi terkapar.
