Kepercayaan Itu Mahal

×

Kepercayaan Itu Mahal

Share this article

Besar kecilnya sebuah tanggung jawab yang diberikan itu merupakan sebuah amanah. Dan tentu saja mendapatkan kepercayaan itu tidaklah mudah. Alin Angarini Lakoro, telah banyak mendapat kepercayaan oleh beberapa organisasi yang diikutinya. Perempuan lulusan SMAN 1 Limboto ini sebelumnya pernah dipercayakan untuk memimpin di dua organisasi forum anak baik di tingkat kabupaten maupun Provinsi Gorontalo saat masih menjadi pelajar.

Alin mengaku tanggung jawab yang diberikan padanya merupakan kepercayaan yang sangat berharga dan mahal, karena mengemban sebuah organisasi anak bukan sebuah hal yang mudah. Perempuan kelahiran 14 Maret 1999 ini, mengaku kepercayaan yang diberikan harus benar-benar dipertanggungjawabkan dengan baik dan harus diawali dengan rasa memiliki sehingga timbul dan tertanam rasa ikhlas dalam diri.

Anak dari pasangan Suherman Lakoro dan Dewi Masita Usman ini mengungkapkan dari organisasi forum anak yang pernah diikuti, dia sudah banyak belajar.

“Aku lebih banyak belajar dari organisasi ini bisa lebih dekat dengan masyarakat dan anak-anak sekitar serta meningkatnya rasa kepekaan terhadap anak-anak,” ujar Alin.

Sementara itu, perempuan yang sedang mengenyam masa pendidikannya di Jurusan Kedokteran, Universitas Alkhairaat Palu ini mengaku bahwa saat dipercayakan dipilih menjadi pimpinan, kata-kata pertama yang diungkapkannya adalah meminta dukungan.

“Aku tidak bisa ngapa-ngapain tanpa dukungan dan kerja sama dari anggota dan teman-teman semua,” ungkap Alin.

Perempuan yang suka traveling ini mengaku apa yang sudah menjadi tanggug jawab kadang ada saja cobaan dan tantangan yang menghampiri, “Karena itu perlu tenaga, pikiran agar bisa mendorong seluruh anggota sehingga organisasi ini berjalan dengan baik dan seimbang,” kata Alin.

Cukup banyak gerakan-gerakan sosial yang telah dilakukannya bersama teman-teman ataupun anggota, dari organisasi anak dengan konsisten. Perempuan dua bersaudara ini berharap apa yang pernah dilakukannya bisa terus berlanjut di generasi penerus dengan penuh rasa tanggung jawab. Karena itulah, perempuan yang senang dengan barang-barang unik ini menganggap segala apapun yang dinamakan kepercayaan itu mahal dan tak terhingga.(ZT-07)