Dunia public speaking atau kemampuan berbicara di depan umum akhir-akhir ini semakin menarik minat banyak orang, terlebih bagi para mahasiswa. public speaking, menurut mereka, adalah hal yang sangat penting untuk dikuasai mengingat ini sangat diperlukan dalam aktivitas sehari-hari sebagai seorang mahasiswa, mulai dari dalam kelas seperti diskusi dan presentasi hingga aktivitas luar kelas dalam organisasi. Hal ini kemudian banyak mendorong para mahasiswa untuk lebih mendalami public speaking, baik sekadar latihan dalam kelompok-kelompok kecil hingga mengambil kursus luar kampus.
Hal ini pula yang dilakukan oleh mahasiswi cantik jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Negeri Gorontalo, Syntia Dewi Moniaga. Untuk mengasah kemampuan public speaking, gadis yang akrab disapa Sisin ini mengambil kursus singkat yang telah diselesaikannya pada akhir 2017 lalu. Menurutnya, untuk bisa menguasai public speaking, dirinya benar-benar harus banyak belajar, bukan hanya dalam kelas, tapi juga intensif di luar kelas. Adapun alasan awal yang membuatnya belajar public speaking adalah karena tuntutan jurusan yang diambilnya.
“Yang membuat saya tertarik mendalami ilmu public speaking ini adalah karena saya merasa harus selalu mengasah kemampuan berbicara saya, mengingat saat ini saya kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi, dimana mutlak rasanya untuk pandai dalam urusan public speaking,” terang anak bungsu dari lima bersaudara ini.
Selain itu, menurutnya, orang yang cerdas dalam public speaking adalah orang yang akan sukses di masa yang akan datang, karena melalui public speaking dia bisa membangun koneksi dengan lingkungan sekitarnya dengan baik.
“Saya yakin mereka yang menguasai public speaking pasti akan sukses di kemudian hari,” ujarnya berseri.
Di akhir wawancaranya bersama wartawan Gorontalo Post, Sisin pun turut mengungkapkan rasa bahagianya bisa belajar dan masuk dalam dunia public speaking. “Saya sangat bahagia bisa belajar maupun meniti karir di dunia public speaking ini. Rasa bahagia ini seakan tiada habisnya, karena dengan public speaking saya bisa lebih dekat dengan banyak orang,” tutup gadis kelahiran 22 Januari ini dengan senyum sumringah.(ZT-11)
