Hargo.co.id, GORONTALO – Sejumlah masyarakat Boalemo yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Daerah (AMPD), menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di Kantor Bupati Boalemo, pada Senin, (31/05/2022).
Unras tersebut dipimpin oleh Ketua LSM Laskar Macan Asia Boalemo, Kamarudin Kasim. Dalam orasinya, ia meminta seluruh persoalan di Daerah Boalemo, segera dituntaskan oleh pihak berwenang.
Misalnya, terkait perkara dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018 di Instansi Dikpora Boalemo. Yang mana, disebarkannya bahwa, dugaan perkara tersebut sudah lama ada di Kepolisian Resor (Polres) Boalemo.
Selain itu, kata pria berjenggot tebal itu, terkait seluruh dugaan perkara korupsi yang sedang ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Boalemo, tak terkecuali terkait Dana Desa (DD). Ia berharap pihak Kejari menuntaskannya.
Menurutnya, terus berulangnya perkara korupsi di Boalemo yang kemudian menyeret sejumlah nama pejabat Daerah, menunjukan bahwa pencegahan korupsi di Daerah berjuluk Damai Bertasbih ini, masih belum efektif.
“Olehnya kami tidak bisa hanya membiarkannya, sebagai orang yang menjalankan fungsi kontrol kebijakan Pemerintah itu sendiri. Kami berharap kepada pihak-pihak berwenang, menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan kami,”harapnya.
Selain menyuarakan berbagai perkara dugaan korupsi, massa juga berharap, agar sejumlah persoalan yang timbul di Wonosari, khususnya kaitan dengan Perusahaan Sawit, seperti limbah sawit yang kian meresahkan warga setempat, agar menjadi atensi Pemerintah Daerah.
Adapun kedatangan massa AMPD di Kantor Bupati Boalemo, disambut oleh Sekda Boalemo, Sherman Moridu, dan sejumlah pejabat daerah. Usai tatap muka dan berdialog, aksi kemudian dilanjutkan di Gedung DPRD Boalemo, sebelum bertolak di depan Kantor Kejari Boalemo.
Di Gedung DPRD sendiri, massa aksi AMPD diterima oleh satu-satunya Anggota legislator Boalemo yang berada di dalam kantor, yakni Harijanto Mamangkey. Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Boalemo ini pun memastikan, jika dirinya menerima dan akan meneruskan seluruh poin tuntutan massa tersebut kepada Pimpinan DPRD Boalemo. (***)
Penulis : Abdul Majid Rahman
