Hargo.co.id, GORONTALO – Ada yang menarik dari rencana penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gorontalo Utara (Gorut). Mahasiswa KKN dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengusung tema ‘Desa Bersih Narkoba’.
Informasi yang berhasil dihimpun, pada tahun ini, salah satu daerah yang menjadi lokasi KKN UNG yakni Gorontalo Utara. Berbeda dengan di Kabupaten Gorontalo, Boalemo dan Banggai, di Gorontalo Utara menjalankan program KKN Tematik.
Perlu dijelaskan, di masa pandemi Covid-19, ada kekhawatiran peredaran Narkoba akan jadi marak. Jika ini dibiarkan, kalangan muda dan para pelajar akan menjadi korban. Dalam kehidupan bermasyarakat tentunya membutuhkan suasana lingkungan yang kondusif dan nyaman dari penyalahgunaan narkoba, oleh karena itu penanggulangan Narkoba menjadi tanggung jawab bersama dimulai dari keluarga, serta seluruh masyarakat dan pemerintah.
Guna mewujudkan Desa Bersih Narkoba, pemerintah Gorontalo Utara dan Badan Narkotika Nasional (BNNK) Gorontalo Utara, bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNG melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2021.
“Mereka menawarkan ke kita kerjasama untuk daerah Kwandang. Jadi itu merupakan project mereka. Akhirnya kita iyakan permintaan itu. Jadi ada 18 desa itu di Kwandang,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNG, Prof. Dr. Ishak Isa M.Si,
Desa tersebut yakni Titidu, Leboto, Posso, Pontolo Atas, Ombulodata, Mootino, Moluo, Molsel, Molingkapoto, Masuru, Katialadaa, Cisadene, Botuwombato, Bualemo, Bulalo, Batungobungo, Alata Karya dan Dame II.
“Program ini diorientasikan untuk membantu masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan Narkoba di Gorontalo Utara,” katanya.
Selain itu program-program yang akan dibawakan oleh mahasiswa akan mengacu pada kegiatan-kegiatan pendampingan kepada masyarakat untuk sama-sama tangguh dan tanggap dalam pemberantasan dan penyalahgunaan Narkoba. (***)
Penulis : Rita Setiawati
