Jumat, 29 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Konsep Pertemuan BKSU Berbeda dari Pertemuan Sebelumnya

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Senin, 20 September 2021 | 08:05 AM Tag: , , ,
  Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin dan Thariq Modanggu bersama dengan perwakilan daerah yang tergabung dalam BKSU. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Ada yang berbeda dalam pertemuan Badan Kerjasama Utara-utara (BKSU) yang dilaksanakan di Pulau Saronde pada Sabtu (18/09/2021). Yakni konsep pemaparan yang dilaksanakan tidak lagi seperti pada pertemuan sebelumnya berupa parade program dari setiap daerah.

Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu menegaskan bahwa pertemuan BKSU sangat berbeda dari sebelumnya. Setiap daerah tidak lagi menjalankan programnya masing-masing.

Menurut Thariq Modanggu, dirinya telah mempersiapkan konsep dalam pertemuan BKSU tersebut, pemerintah daerah masing-masing menyediakan draft, dan untuk itu dihubungi untuk meminta data pariwisata. 

“Wakil bupati Bone Bolango dan Buol dihubungi untuk memintakan data pariwisata, dan setelah data yang dibutuhkan ada, kemudian dikelola dan menghasilkan video pariwisata dari keempat daerah dan kemudian draft BKSU Integrated Tourism (BIT),” jelas Thariq Modanggu.

Masing-masing daerah yang tergabung dalam BKSU ini, kata Thariq Modanggu, memiliki event-event unggulan. Misalnya Gorontalo Utara, dengan Festival Pesona Saronde, ada Buol Destinasi Unggulan dan begitu juga dengan Bone Bolango. 

“Itu diserahkan kepada daerah masing-masing, namun terkait dengan konsep yang terintegrasi itu dibuatkan sehingga setiap daerah yang tergabung dalam BKSU akan hadir ketika ada festival di daerah masing-masing. Ini dilakukan sebagai bentuk saling support dalam hal promosi yang dilakukan,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut kata Thariq, tiga langkah strategis diusulkan terkait dengan kajian  mendalam dan holistik tentang BKSU Integrated Tourism (BIT), dokumen perencanaan /kerjasama kawasan BIT (regulasi, desk BIT, masterplan, roadmap dan pendanaan. Serta promosi bersama dan supporting event each other. 

“Sehingga konsep ini juga sudah diminta oleh Sekjen BKSU untuk dikembangkan kemudian akan ditindaklanjuti pada pertemuan di dinas-dinas pariwisata dan Bappeda dari keempat daerah,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 6 times, 1 visits today)

Komentar