Sabtu, 27 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kuliah Sambil Kerja It’s Ok

Oleh Berita Hargo , dalam LifeStyle , pada Selasa, 30 Januari 2018 | 17:53 PM Tag: , ,
  

Kuliah sambil bekerja memang bukan hal yang mudah untuk dilakoni secara bersamaan. Tapi, bukan berarti tidak bisa dilakukan. Banyak yang telah membuktikannya. Salah satunya dari pengalaman Siti Wahyuniarti Manenelu. Perempuan yang lebih akrab disapa Olin ini bekerja sebagai Reporter di salah satu TV Swasta saat dirinya tengah duduk di bangku kuliah.

Ketika ditanya mengapa dirinya bisa menjadi reporter ketika itu, perempuan kelahiran 20 Oktober 1992 ini menceritakan bahwa awalnya ditawari untuk berkenalan dengan salah satu pegawai di TV Swasta. Lantas tidak lama kemudian, dia pun diajak bekerjasama.

“Nggak bisa dipungkiri sih bahwa mungkin kemampuan berkomunikasi dan kemampuan menempatkan diri itu bisa memberi nilai lebih kepada seseorang,” cerita alumnus Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo itu.

Sebagai Reporter yang salah satu tugasnya ialah mewawancarai narasumber terkait tentang Pembangunan Gorontalo atau lebih tepatnya seputar Gorontalo. Olin mengaku bahwa hal mendasar yang diperolehnya sebagai Reporter ialah dirinya menjadi tahu tentang bagaimana rasanya bekerja di depan kamera.

“Jadi Reporter ketika itu membuatku menjadi kenal banyak penjabat yang menjadi narasumberku dan menjadi banyak tahu tentang Gorontalo,” ujar perempuan yang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Namun, tak bisa dipungkiri bahwa setiap pekerjaan tentu punya fase kesulitan masing-masing. Olin mengaku bahwa kesulitan yang ditemuinya selama menjadi reporter ialah ketika kurang memahami topik yang diberikan dan bertemu dengan narasumber yang berbicaranya sedikit sekali. Dan sebagai Reporter, kemampuan berkomunikasi dan menempatkan diri harus terus dia pelajari.

Beruntung, pekerjaan yang digelutinya tidak mengganggu perkuliahannya. Sebab, menurutnya, kuliah sambil bekerja itu bukanlah hal yang tidak mungkin untuk dijalankan bersama-sama.

“Yang penting kita bisa membagi waktu dan menyeimbangkan antara keduanya, agar kita bisa mendapatkan hasil yang seimbang. Di perkulihanan saya belajar dan apa yang saya pelajari tersebut saya terapkan di pekerjaan saya sehingga balance.” tutupnya.(ZT-08)

(Visited 4 times, 1 visits today)

Komentar