Satu unit truck bermuatan 6 Ton Batu hitam yang berhasil diamankan Satreskrim Polres Pohuwato. (Istimewa)

Lagi, Upaya Penyelundupan Batu Hitam Digagalkan Polisi

Metropolis

Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah beberapa waktu lalu upaya penyeludupan Batu hitam atau Batu Galena di Kabupaten Bone Bolango berhasil digagalkan Polisi, kali ini 6 ton Batu Hitam yang hendak diselundupkan dari wilayah Pertambangan Mada, Desa Molosipat Utara, Kecamatan Popayato Barat, Pohuwato, berhasil digagalkan petugas, pada Kamis (06/10/2022) lalu.

Dari informasi yang dirangkum, 6 ton Batu hitam tersebut merupakan material tambang yang dikumpulkan AM warga Popayato Barat dari wilayah pertambangan dusun Mada, Desa Molosipat Utara, Kecamatan Popayato Barat. Setelah dirasa cukup AM kemudian menjual meterial yang diduga merupakan Batu Galena itu ke seorang pria berinisial SA yang tak lain adalah orang suruhan FD. Setelah keduanya menyepakati harga, Batu hitam yang dibungkus dalam 107 karung itu pun kemudian diangkut menggunakan mobil truck bernomor polisi DD 8270 AZ dan akan dibawa ke Makassar sebelum kemudian akan diangkut menggunakan kapal ke Ibukota Jakarta. Sayang, belum juga melewati perbatasan Gorontalo – Sulawesi Tengah, truck dengan muatan 6 ton Batu hitam itu dicekal dan langsung diamankan oleh Petugas jaga di Perbatasan. Tak menunggu lama, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut.

banner 728x485

Saat ditemui, Kasat Reskrim Polres Pohuwato, Iptu, Arie A. Yoss,S.I.K.MP, mengungkapkan, dari keterangan saksi-saksi yang sudah diamankan, Batu tersebut dijual oleh pemilik seharga 30 juta yang kemudian kesepakatan pembayaran antara si pembeli dan si penjual adalah dibayarkan setengah diawal dan setengahnya lagi setelah Batu tersebut berhasil sampai di Jakarta.

“Kurang lebih 107 karung dengan total kesepakatan pembayaran 30 juta transaksi. Namun baru dibayarkan setengahnya kurang lebih 18.5 juta. Batu ini akan dibawa ke Jakarta melalui jalur darat sampai ke Makassar, dan dari Makassar ke Jakarta itu lewat jalur laut. Menurut keterangan saksi, rencananya seperti itu,” ungkap Iptu Arie.

Lanjut mantan Kanit I Satnarkoba Polres Cilegon itu. Pihaknya akan membawa barang sitaan tersebut ke Laboratorium Forensik untuk mengetahui kandungan dari batu hitam tersebut.

“Nah, harus kita bawa ke Laboratorium Forensik untuk mengecek kandungannya. Apakah betul Batu hitam, atau tidak. Sedikitnya yang sudah kita amankan 107 karung Batu. Mobil yang membawa sudah kita amankan, juga ada uang tunai 3.5jt sebagai jasa angkut. Untuk supirnya sendiri sekarang ini masih kita tetapkan sebagai saksi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ryan Lagili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *