GORONTALO, Hargo.co.id – Tiga kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Gorontalo dan Gorontalo Utara (Gorut) mewarnai perayaan hari kedua lebaran Idul Fitri 1439 H, Sabtu (16/6). Kejadian tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dan 11 orang luka-luka.
Adapun korban meninggal yakni Yunita R. Hako, gadis usia 18 tahun asal Desa Alata Karya, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorut. Sedangkan 11 korban luka lainnya hingga berita ini dilansir Ahad (17/6) pukul 20.00 wita masih menjalani perawatan di Rumah Sakit MM Dunda, Limboto dan RS Zainal Umar Sidiki, Kwandang.
Laka lantas yang merenggut nyawa Yunita terjadi pada Sabtu (16/6) pukul 16.00 wita di jalan Desa Leboto, Kecamatan Kwandang. Berawal ketika Yunita berboncengan tiga dengan temannya Fahrul Masita (16) dan Rahmiwati Ahmad (16).
Mereka menumpangi sepeda motor Honda Beat warna orange hitam tanpa plat nomor. Sepeda motor dikendarai Fahrul. Sedangkan Rahmiwati dan Yunita duduk di bagian tengah dan belakang.
Saat sedang melaju, Fahrul berusaha mendahului sepeda motor Yamaha MX yang dikendarai Irvan Hamzah(17), warga Desa Toidito, Kecamatan Pulubala. Irvan berboncengan dengan Fera, warga Tibawa, Kabupaten Gorontalo.
Saat hendak mendahului, sepeda motor yang dikendarai Fahrul bersenggolan dengan sepeda motor yang dikemudikan Irvan. Akibatnya, kedua sepeda motor oleng. Irvan bersama vera terjatuh di sisi kiri jalan. Sementara Fahrul bersama Rahmiwati dan Yunita oleng ke bagian kanan jalan.
Nahas, dari arah berlawanan di sisi kanan jalan melaju sepeda motor Yamaha F1Z R yang dikemudikan Agus Polapolo (15) berboncengan Rendi Muat (15). Keduanya warga Desa Masuru, Kecamatan Kwandang. Tabrakan sepeda motor yang ditumpangi para remaja itu tak bisa terhindarkan.

Saking kerasnya tabrakan, Yunita terhempas ke aspal jalan. Bagian kepala Yunita membentur aspal jalan sehingga mengalami luka serius dan akhirnya tak bisa tertolong lagi. Yunita menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian.
