Tuesday, 3 August 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Laksanakan Reforma Agraria, Sinergitas Pemerintah dan BPN DIbutuhkan

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Thursday, 22 July 2021 | 00:05 AM Tags: , ,
  Sekda Kabupaten Gorontalo, Hadijah U. Tayeb (tengah) dalam Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria di Hotel Aston Gorontalo, Rabu (21/07/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sinergitas antara Pemerintah Daerah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) sangat penting dilakukan dalam upaya penataan kembali fungsi kepemilikan tanah dalam rangka pelaksanaan program reforma agraria. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Hadijah U. Tayeb mengatakan, upaya tersebut sangat penting dilakukan untuk penataan penguasaan, pemilikan dan penggunaan serta pemanfaatan permukaan bumi dalam mewujudkan fungsi sosial atas tanah.

“Karenanya, sinergitas antara badan pertanahan nasional dan pemerintah daerah serta instansi yang terkait sangat diperlukan”, kata Hadijah U. Tayeb saat membuka Rapat koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Gorontalo Tahun Anggaran 2021 di Hotel Aston Gorontalo, Rabu (21/07/2021). 

Guna mendorong tercapainya program reforma agraria yang dimaksud, lanjut Hadijah U. Tayeb, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 tahun 2018 tentang reforma agraria. 

“Oleh karena itu, kita harus mengambil sikap dan menentukan langkah – langkah nyata. Melalui tim gugus tugas reforma agraria ini diharapkan setiap permasalahan agraria yang ada di Kabupaten Gorontalo dapat segera diatasi,” kata Hadijah U. Tayeb. 

Di tempat yang sama, Kepala BPN Kabupaten Gorontalo, Abu Bakar Deu mengatakan, Rapat tersebut merupakan upaya koordinasi awal dalam memberikan arahan kepada tim tugas reforma agraria terkait tugas dan fungsinya, Antara lain memfasilitasi dan pemberdayaan masyarakat serta penyelesaian konflik agraria di tingkat Kabupaten Gorontalo.

Selain itu, Rapat tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelaksanaan agraria dan mengkoordinasikan penyediaan objek reforma agraria dalam penataan aset serta mengintegrasikan pelaksanaan penataan aset di Kabupaten Gorontalo. 

“Rakor ini juga bertujuan untuk memberikan arahan terkait tupoksi tim reforma agraria maupun peningkatan sinergitas seluruh stakeholder tim reforma agraria demi menyinkronkan dan mengkoordinasikan data potensi tanah dan objek agraria di Kabupaten Gorontalo,” kuncinya. (***)

 

Penulis : Sucipto Mokodompis

(Visited 19 times, 1 visits today)

Komentar