Legislator Gerindra Bakal Bergabung ke F19 

×

Legislator Gerindra Bakal Bergabung ke F19 

Share this article
Suasana pertemuan Ketua DPC Gerindra, Tommy Ishak bersama Ketua FPKS Eman Mangopa, di ruang FPKS, Selasa (11/10/2022). (Foto:Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kendati legislator Partai Gerindra di DPRD Kabupaten Gorontalo masuk dalam Fraksi PKS, namun untuk polemik yang ada saat ini, kemungkinan bergabung dalam F 19. Tanda-tanda akan bergabung dengan 19 Aleg lainnya mulai terlihat, walaupun dalam pelaksanaan paripurna tingkat l tentang Ranperda APBD 2023, Aleg Gerindra Anton Ahmad ikut walk out bersama 15 Aleg lainnya. 

Hal ini terlihat dengan pertemuan tertutup antara Ketua DPC Gerindra Kabupaten Gorontalo Tommy Ishak dengan Ketua Fraksi PKS Eman Mangopa di ruang FPKS, Selasa (11/10/2022).

Seusai rapat Ketua DPC Gerindra Tommy Ishak saat diwawancarai mengatakan, ada beberapa poin yang dibahas bersama FPKS. Selain melakukan silaturahmi dan saling berdiskusi dan saling mendengar bersama pimpinan FPKS, dimana satu-satunya Aleg Gerindra Kabupaten Gorontalo tergabung didalamnya, termasuk APBD 2023. 

“DPC Gerindra Kabupaten Gorontalo sudah menyampaikan sikap, sebagaimana hasil Rakercab untuk siap mengawal APBD 2023 dan mendiskusikannya dengan Pimpinan Fraksi PKS, maka dari itu kenapa kami mengunjungi ketua Fraksi PKS hari ini,” jelas Tommy. 

Lanjut dikatakan Tommy, dari pertemuan tersebut FPKS sangat memahami dan menghormati sikap Partai Gerindra yang akan terus mengawal pembahasan APBD 2023 dan mempersilahkan satu-satunya Aleg Gerindra untuk menjalankan putusan partai tanpa harus keluar dari fraksi, karena pada prinsipnya, Fraksi PKS dan Gerindra didalamnya, punya arah dan kesepahaman yang sama untuk mensukseskan APBD 2023. 

Secara terpisah Ketua Fraksi PKS Eman Mangopa saat dikonfirmasi semalam mengakui jika sudah melakukan pertemuan dengan DPC Gerindra dan menghormati apa yang menjadi keputusan partai Gerindra tanpa mengeluarkan Aleg Gerindra Anton Ahmad dari fraksi PKS. 

“Jadi tidak masalah dan kami hormati keputusan partainya, jangan sampai hanya karena berbeda pendapat, sikap menghargai hilang, bahkan jika Anton Ahmad keluar dari F16 saya pun tidak akan mengeluarkannya dari fraksi kami,” ungkap Eman. 

Ditambahkannya  dalam pembahasan APBD 2023 ini pun FPKS tidak membahas itu tetapi kita tetap melakukan komunikasi terus bagaimana hubungan antara F16 dan F19 akan terjalin baik komunikasinya, karena bagaimanapun nasib APBD 2023 harus diselamatkan. Ditanyakan ada kemungkinan F16 dn F19 akan damai dan melakukan pembahasan APBD 2023 bersama-sama dibawah pimpinan Ketua DPRD Syam T Ase, Eman mengatakan persoalan kemarin sempat berpolemik di APBD-P tahun 2022 hingga melahirkan mosi tidak percaya dan hambatannya itu disitu, namun insya allah ini akan selesai. 

“Semua ini masalah politik dan semoga bisa diselesaikan dengan komunikasi politik,” tandas Eman. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo