Hargo.co.id, GORONTALO – Guna memberikan jaminan sosial bagi seluruh masyarakat Gorontalo khususnya di Boalemo, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nihayatul Wafiroh mendorong agar para pekerja di sektor informal baik itu pedagang maupun nelayan, bisa mendapatkan Jaminan dari pemerintah melalui kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Hal ini sebagaimana disampaikan Mbak Ninik (sapaan akrab Nihayatul Wafiroh) saat menghadiri Sosialisasi Program Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bersama masyarakat pesisir Boalemo, di Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, Jumat (25/02/2022).
“Saya sebagai wakil ketua Komisi IX yang membidangi masalah kesehatan dan ketenagakerjaan dan kependudukan tentu berkewajiban untuk memastikan seluruh masyarakat, tak terkecuali masyarakat di Kabupaten Boalemo untuk mendapatkan jaminan sosial. Kali ini saya bersama teman-teman dari BPJS Ketenagakerjaan ingin bapak ibu pedagang, nelayan dan pekerja-pekerja informal bisa mendapatkan jaminan keselamatan kerja ataupun jaminan kematian yang tidak lain merupakan bagian dari program BPJS. Karena kami di DPR RI khususnya di Komisi IX meyakini, yang bisa masuk BPJS Ketenagakerjaan itu bukan hanya orang berdasi atau pekerja kantoran, tapi kita semua yang memiliki resiko pekerjaan,” ujar Ninik.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh hadir pada sosialisasi tentang BPJS Ketenagakerjaan di Tilamuta. (Foto: Istimewa)
Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo, Nelwin, mengungkapkan, dengan program BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah telah memberikan jaminan kepada semua pekerja baik itu di sektor formal maupun informal. Dimana untuk jaminan resiko kematian, ahli waris peserta akan menerima santunan sebesar Rp 42 juta dari BPJS, yang tujuannya untuk membantu keluarga peserta BPJS untuk berusaha atau untuk biasiswa anak.
“Artinya para peserta BPJS Ketenagakerjaan di sektor informal, baik itu nelayan, pedagang atau pekerja lainya ketika mengalami resiko kecelakaan kerja atau bahkan mengalami resiko kematian ada jaminan untuk keluarga peserta, bisa diperuntukkan sebagai jaminan pendidikan anak atau untuk membantu ekonomi keluarga,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu warga Desa Pentadu Barat, Sumiyati Hamzah, merasa sangat terbantu dengan adanya sosialisasi tersebut. Sehingga masyarakat lebih mudah mengerti terkait manfaat dan keuntungan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
“Ini sangat bermanfaat, apalagi kemarin kita pernah mengikuti program jaminan sosial serupa melalui dinas perikanan Kabupaten Boalemo tetapi sampai sekarang ini ada yang sudah kena musibah tapi tidak bisa di klaim dengan alasan peserta tidak mengisi lagi iuran mereka di kelompok. Sehingga sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kita, apalagi untuk tiga bulan kedepan, para nelayan, pedagang dan pekerja lainnya yang ada di Tilamuta akan di cover secara gratis oleh ibu Wakil ketua Komisi IX DPR RI yang datang langsung kesini. Harapannya program seperti ini bisa terus berlanjut,” harap Sumiyati. (***)
Penulis: Ryan Lagili
