Menantu di Tengah Banyak Kontradiksi

×

Menantu di Tengah Banyak Kontradiksi

Share this article
Dahlan Iskan

Untuk sebagian besar perkara, memang Trump penggugatnya. Tapi, banyak juga perkara dengan Trump-lah yang digugat. Termasuk digugat oleh para mantan pengacaranya sendiri. Yang merasa tidak dibayar sesuai dengan komitmen.

Yang terbanyak adalah gugatan dari karyawan dan subkontraktor kasinonya yang bangkrut di Atlantic City, pantai timur Amerika. Tahun lalu saya mampir ke kasino itu, sekadar untuk tahu barang yang heboh itu: Taj Mahal Casino.

Kegemaran Trump menggugat itu menimbulkan banyak gurauan. Misalnya ini: Hati-hatilah para gubernur dan wali kota, bisa-bisa Anda nanti digugat presiden Anda.

Beberapa waktu lalu Trump memang menggugat seorang wali kota di Florida. Sebab, sang wali kota memerkarakan dirinya. Soalnya sepele: Trump dianggap melanggar perda. Memasang atribut di lokasi terlarang.

Trump merasa tidak memasang atribut. Yang dia lakukan adalah menancapkan bendera Amerika ukuran besar. Dan lokasi itu di propertinya sendiri. Dekat rumah pribadinya.

”Masak saya harus dihukum karena memasang bendera negara?” katanya. Tentu sambil memaki-maki sang wali kota.

Wali kota tetap menganggap Trump melanggar perda.

Di AS, soal bendera memang tidak dianggap sakral.

Di acara resmi peringatan Hari Kemerdekaan Ke-240 Amerika pada 4 Juli lalu, saya hadir. Di kota yang paling bersejarah: Philadelphia. Tempat proklamasi kemerdekaan diumumkan pada 1776.