Kamis, 6 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Menpora Zainudin Amali Sebut Prestasi Itu Harus Dipabrik

Oleh Admin Hargo , dalam Podcast , pada Senin, 19 September 2022 | 02:05 Tag: , , , ,
  Prof. Dr. Zainudin Amali M.Si menjadi bintang tamu di Femmy Udoki Podcast beberapa waktu lalu. (Tangkapan layar, Femmy Udoki Podcast )

Hargo.co.id, GORONTALO – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Prof. Dr. Zainudin Amali, M.Si menyebut bahwa prestasi itu harus dipabrik dan tidak bisa hanya menunggu ia tumbuh sendiri.

Hal tersebut diungkapkan Menpora pencetus Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) itu saat datang ke Gorontalo dan menjadi bintang tamu di acara Femmy Udoki Podcast yang berlangsung beberapa waktu lalu.

“Prestasi itu harus dipabrik, tidak bisa hanya menunggu ia tumbuh sendiri. Jadi harus ada pabriknya,” kata Prof. Dr. Zainudin Amali M.Si, dikutip Minggu (18/09/2022).

Saat ditanya oleh Femmy Kristina Udoki selaku host soal alasannya mengapa hal itu perlu dilakukan, Menpora menjelaskan karena hingga memasuki usia kemerdekaan yang ke 76 tahun, Indonesia tidak memiliki desain tentang olahraga.

Menurutnya hingga diusia ke 76 tahun kemerdekaan, Indonesia hanya terfokus membina talenta yang berbakat saja. Padahal dunia sekarang dijelaskan Menpora, olahraga moderen tidak cukup dengan bakat, akan tetapi berbagai faktor yang bisa mengantarkan seseorang bisa menjadi juara.

“Kalau kita hanya menemukan, hanya mencari orang yang berbakat saja, kemudian kita tidak persiapkan secara terstruktur, dengan tujuan jangka panjang, maka setelah kita akan dapatkan dia berprestasi, setelah itu kita tidak pernah mempersiapkan lapisan-lapisan dibawahnya,” jelas Prof. Dr. Zainudin Amali M.Si.

Selain itu Menpora juga menambahkan jika itu terus terjadi tidaklah menjadi masalah, namun menurutnya walaupun prestasi tersebut masih bisa diraih dalam beberapa tahun kedepan, bisa jadi 5 hingga 10 tahun yang akan datang tidak akan muncul lagi kader yang berprestasi semacam itu.

“Jadi harus ada pabriknya. Materi dan bahan-bahannya kita cari dari seluruh wilayah Indonesia, kemudian kita masukkan dalam satu pabrik, dan itulah pabrik yang namanya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON),” tutup Prof. Dr. Zainudin Amali M.Si.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 32 times, 1 visits today)

Komentar