Jumat, 15 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mensos Risma dan Gubernur Gorontalo Saling Memaafkan, Ini Kata Ketum MMB

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 6 Oktober 2021 | 08:05 AM Tag: ,
  Menteri Sosial RI Tri Rismaharini (Risma) telah meminta maaf lantaran perdebatannya pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos) Fajar Sidik Napu. ( Humas Kemensos)

Hargo.co.id, JAKARTA – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mangaku Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini telah meminta maaf lantaran perdebatannya pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos) Fajar Sidik Napu.

Rusli mengaku permintaan maaf Risma dikirim lewat WhatsApps yang dikirim ke istrinya, yaitu Idah Syahidah yang berstatus sebagai anggota Komisi VIII DPR, yang juga menjadi mitra Kemensos.

“Sebagai gubernur saya meminta maaf jika ada kalimat, sikap saya yang menyinggung ibu menteri,” kata Rusli dalam keterangannya, Senin (4/10).

Penyelesaian secara kekeluargaan ini diapresiasi Ketua Milenial Muslim Bersatu (MMB), Khairul Anam. Kata dia, ini teladan yang baik bagi para milenial semua telah saling meminta maaf dan saling memaafkan.

“Kami yakin semua beranjak dari niatan mulia agar seluruh warga yang tidak mampu mendapat bansos (bantuan sosial) yang tepat waktu dan tepat sasaran,“ katanya.

Anam menilai sikap Risma dan Rusli yang dilakukan sebelumnya bukan karena sentimen pribadi tapi karena kecintaannya pada warganya.

“Kami mencermati upaya Bu Risma selalu kritis terhadap potensi penyimpangan didasari kecintaannya pada rakyat yang membutuhkan , juga atensi Pak Gubernur Gorontalo yang sempat memberikan kritisi juga bukan karena sentimen pribadi tapi karena kecintaannya pada warganya,” jelasnya.

“Namun kita semua akhir ditunjukkan sikap yang mulia dari para toloh ini yaitu saling memohon maaf dan saling memaafkan,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi sikap Fajar pendamping PKH yang dapat menerima ingatan dari Mensos pada acara tersebut.

“Ini menunjukkan semua pihak menunjukkan komitmen untuk menjadikan kepentingan rakyat diatas segalanya,” tuturnya.

Diketahui, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie sudah mengundang Fajar untuk mendengarkan klarifikasi langsung dari yang bersangkutan dan meminta untuk tidak memperpanjang masalah ini.

Di hadapan Rusli, Fajar mengaku, sudah memaafkan Mensos. Dia menilai, sikap Risma adalah bentuk perhatian seorang ibu kepada anak-anaknya.

Rusli meminta semua orang menyikapinya secara bijak. Politikus Partai Golkar itu pun juga sama-sama minta maaf jika ada komentar yang dianggap membuat Risma tidak enak hati.

Rusli berharap agar permasalahan ini sudah berakhir. Ia memastikan apa yang dilakukan adalah bentuk tanggungjawabnya sebagai gubernur sebagaimana Risma datang sebagai seorang menteri. Tidak ada kaitannya dengan politik dan partai politik manapun.

Orang nomor satu di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo itu pun menyemangati Fajar dan para pendamping PKH Kemensos agar tetap tulus dan ikhlas dalam bekerja mendampingi warga.(JawaPos.com)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JawaPos.com, dengan judul: “Mensos dan Gubernur Gorontalo Saling Memaafkan, Ini Kata Ketum MMB“. Pada edisi Senin, 04 Oktober 2021.
(Visited 55 times, 1 visits today)

Komentar