Hargo.co.id – Meski Sukmawati Soekarnoputri sudah menunjukkan iktikad baik dengan memintah maaf kepada umat Islam dan bertemu pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), namun upaya itu belum cukup menghentikan kontroversi puisi berjudul Ibu Indonesia.
Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan, pihaknya mengapresiasi upaya pertemuan Sukmawati dengan MUI, Muhammadiyah, dan permintaan maaf kepada umat Islam. Namun, berbagai laporan dari daerah, termasuk ke Bareskrim Mabes Polri, terus bermunculan. “Posisinya karena ada laporan itu, tentu Polri wajib merespons laporan,” ujarnya kemarin (5/4).
Rabu lalu (4/4) Sukmawati menyatakan permintaan maaf dan penyesalan atas puisi Ibu Indonesia. Guna meredam protes yang menguat, kemarin Sukmawati juga mendatangi Ketum MUI KH Ma’ruf Amin untuk menjelaskan perihal puisinya.
Puisi yang dibacakan Sukmawati pada acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya dalam Indonesia Fashion Week 2018 di Jakarta Kamis pekan lalu (29/3) itu memang memantik banyak protes. Di Bareskrim saja, ada sebelas laporan yang masuk dengan terlapor Sukmawati.
Lalu, ada dua laporan lain di Polda Metro Jaya dan satu laporan di Polda Jawa Timur. Total ada 14 laporan yang masuk dengan terlapor Sukmawati.
![]()
Sukmawati Sukarnoputri melakukan konferensi pers dan meminta maaf atas pembacaan puisi pada IFW (Indonesia Fashion Week) lalu di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (4/4). (Issak Ramadhan/JawaPos.com)
(idr/sam/c6/oki)
