Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Meski Tuna Rungu, Putra Tampan Dewi Yull ini Terus Berprestasi

Oleh Berita Hargo , dalam LifeStyle , pada Wednesday, 29 June 2016 | 12:27 PM Tags: , ,
  

Hargo.co.id – Penyanyi lawas Dewi Yull patut berbangga hati. Putra satu-satunya, Surya Sahetapy mendulang prestasi meski memiliki keterbatasan dalam pendengaran alias tunarungu.

Berbeda dengan sejumlah anak artis yang doyan hidup glamor dan foya-foya, Surya lebih banyak mengikuti kegiatan positif di bidang pendidikan dan sosial. Si tampan ini bukan hanya sempat mengasah kemampuan aktingnya untuk film tentang disabilitas, tapi juga turut memperjuangkan hak-hak mereka.

Surya mengikuti berbagai komunitas dan gerakan mendorong kemajuan penyandang tunarungu Indonesia. Salah satunya adalah Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin).

Salah satu pemeran di film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara itu bahkan sudah terbang ke USA untuk mengikuti Deaf Youth Leadership Programme awal Juni lalu.

“Saya bersyukur apa yang saya dapat hari ini. Kami akan mempelajari pertemuan-pertemuan penting nanti. Semoga itu bisa memberi manfaat untuk Komunitas Tuli Indonesia,” tulis Surya di akun Instagramnya @suryasahetapy.

Surya menuangkan semua pemikiran pentingnya untuk komunitas tunarungu di akun Instagram tersebut. Dia juga berharap pemerintah mendorong akses bahasa isyarat bagi anak-anak tunarungu di Indonesia.

“Ayolah pemerintah Indonesia buka mata agar akses bahasa isyarat bisa diterima PAUD, agar anak-anak tuli bisa bermimpi,” tulisnya.

 Semua foto dan tulisan yang diunggahnya pun mendapatkan sambutan antusias dari netizens. Kebanyakan penggemar juga memuji ketampanan Surya.

“Aaakh ganteng banget mas Surya,” tulis netizen memuji mahasiswa Universitas Siswa Bangsa Internasional (SBI) jurusan Pendidikan Bahasa Inggris itu.

Dewi juga turut dipuji netizens atas keberhasilan membimbing Surya hingga berprestasi seperti saat ini. Padahal, dulu sempat banya rintangan yang dihadapinya. Termasuk perceraiannya dengan Ray Sahetapy. (flo/jpnn/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar