Saat itu, Randi mengetuk pintu kamar sambil memanggil nama korban, namun tak ada jawaban dari dalam. Randi lalu mencoba mendobrak paksa pintu kamar kos.
Setelah berhasil masuk, Randi menghidupkan lampu. Alangkah kagetnya Randi tatkala ia mendapati istrinya dalam posisi tergantung pada seutas tali nilon warna biru yang dikaitkan pada  atap rumah.
Melihat kejadian itu, Randi berusaha membuka tali yang terikat di leher istrinya itu. Setelah berhasil, Randi membaringkan istrinya di kasur.
Randi kemudian memanggil Aprianus Kadja (24), tetangga sebelah kamar kos. Aprianus lalu masuk ke kamar kos korban dan menemukan korban sudah tak bernyawa. Kejadian ini langsung cepat menyebar ke warga yang kemudian diteruskan ke aparat Polsek Alak.
Kapolsek Alak, AKP Anthonius Mengga kemarin (30/8), membenarkan informasi ini. Menurut dia, setelah mendapat informasi kejadian tersebut, pihaknya langsung terjun ke TKP.
“Kita dapat informasi kejadian tewas gantung diri itu sekira pukul 01.00 dini hari kemarin (Selasa, 30/8, Red), dan langsung terjun ke lokasi melakukan olah TKP termasuk memasang police line,” kata Anthonius dikutip dari Timor Express (Jawa Pos Group), Rabu (31/8).
Dia menjelaskan, setelah olah TKP, jasad Agustina Djami langsung dievakuasi ke RS Polisi Bhayangkara Kupang untuk proses visum et repertum.
