Selasa, 18 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mobil Pikap Masuk Jurang, Alhamdulillah Tidak Ada Korban Jiwa

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Senin, 22 Januari 2018 | 16:46 PM Tag: , ,
  

Nasto langsung mengambil jalur ke kiri yang notabene adalah tepian jurang. Kondisi jalur yang licin dan menanjak, serta mobil yang bermuatan sesak 22 penumpang, membuat usaha Nasto untuk menghindari pohon tumbang tersebut berkonsekwensi lain.

Ban mobil justru tergelincir dan beberapa detik kemudian mobil bersama 22 penumpang termasuk 2 anak jatuh ke jurang sedalam kurang lebih 100 meter.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Hanya saja, para penumpang sempat Sock berat.

Saat kecelakaan itu terjadi, di ruang kemudi ditumpangi oleh empat orang termasuk Nasto.

Sementara, sementara di bak terbuka, ditumpangi oleh 18 orang. Beruntung, jurang lokasi jatuhnya mobil tersebut adalah perkebunan jagung. Sehingga meminimalisir resiko para korban.

Gafar Akona, salah seorang penumpang saat diwawancarai Gorontalo Post di Puskesmas Paguyaman semalam mengaku kejadian tersebut berlangsung sangat cepat.

“Kami bahkan tidak menyadari bahwa mobil sudah berada di tepi jurang saat menghindari pohon tersebut, karena memang kondisi sangat gelap,” ujarnya.
Gafar menuturkan, laju mobil saat menanjak dan mengalami kecelakaan tersebut sekitar 30 KM perjam.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Boalemo IPTU Abdurrahman S, yang dikonfirmasi melalui Kanit Laka, Bripka Nirwan menuturkan, pihak kepolisian sementara menangani kejadian ini.

“Hanya saja, data sementara, dari 22 korban semua selamat, dan satu korbam telah di rujuk ke RS Dunda Limboto, sementara dua korban lainnya di rujuk ke RSTN, dan sisanya dirawat di Puskesmas Paguyaman,” tandas Nirwan.

Proses evakuasi sendiri berlangsung sekitar 2 jam. Sebelumnya, Anggota Tagana Boalemo Sofyan Musa begitu mendengar kabar tersebut langsung menuju lokasi. Bersama dua rekannya, Sofyan bermaksud mengevakuasi korban dan mobil. Hanya saja upaya itu sempat terkendala oleh kondisi penerangan. Senter yang dibawa tak mampu menjangkau bagian dasar jurang.

Dari lokasi kejadian diperkirakan tinggal berjarak 1 kilometer sampai ke pusat Kecamatan Paguyaman Pantai. Lokasinya pun cukup menanjak dan kondisi gelap.(nrt/gip/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar